
Sungai Gelam ~Jam di dinding ruang pustaka sudah menunjukkan pukul 16.30 WIB, para wali kelas kelas X dan kelas XI sebagian masih di madrasah untuk melakukan pencetakan rapor. Untuk mempercepat pencetakan rapor pihak madrasah menyediakan beberapa unit printer. Printer yang digunakan ada di ruang guru, ruang tata usaha dan ruang pustaka. Wakil kepala bagian kurikulum, Suratno,M.Pd membenarkan hal tersebut. “Untuk mempercepat pencetakan rapor, madrasah telah menyediakan beberapa printer yang dapat dipakai para wali kelas supaya tidak terjadi penumpukanâ€, ujar Suratno.
Tia Siti Wirya,S.Pd, wali kelas kelas XI.1 memaparkan bahwa ia sengaja melakukan lembur pencetakan lapor agar bisa menikmati libur dan cuti hari raya Idul Adha. “Hari ini (14/06) sengaja menambah waktu agar pekerjaan cetak lapor selesai jadi saat libur tidak kepikiran lagi masalah laporâ€, ujar Tia yang juga guru Fisika. Tia juga menambahkan bahwa semua guru sudah mengirimkan beberapa nilai sumatif dan sumatif akhir semester sehingga nilai sudah masuk 100.
Dalam penggunaan kurikulum Merdeka, selain siswa mendapat nilai akademik juga memperoleh Rapor P5PPRA. Isi rapor tersebut setiap siswa akan mendapatkan nilai proyek yang mereka kerjakan. Oleh karena itu, tugas wali kelas dalam pengisian mapel P5PRA harus jeli melihat kompetensi siswa yang berbeda satu sama lain. Rapor P5PRA hanya dibagikan dan diserahkan kepada siswa pada akhir tahun pelajaran karenanya penilaian harus dilakukan secara akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut Suratno, nilai rapor P5PRA yang berisikan nilai-nilai yang diperoleh siswa selama pembelajaran di semester tersebut, yang dilengkapi dengan deskripsi kalimat yang menjelaskan perolehan nilai. Rapor tersebut lebih berfokus melihat keterpaduan pembelajaran dengan perkembangan karakter dan kompetensi peserta didik yang sesuai dengan profil pelajar pancasila.
|
178x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...