
Sungai Gelam – Perudungan atau bullying adalah perilaku negatif yang berdampak buruk pada korban, mulai dari merasa rendah diri, teraniaya hingga bunuh diri. Oleh karena itu harus dihindari, dicegah dan dijauhi jangan sampai terjadi di lingkungan Pendidikan. Untuk memperkenalkan dampak perundungan materi ini disampaikan pada kegiatan Matsama. Materi ini disampaikan oleh Suci Intan Maulia,S.Sn.,M.Sn. pada hari ini (16/07) di hari kedua pelaksanaan Matsama.
“Perundungan adalah masalah serius yang dapat mempengaruhi kesejahteraan fisik dan mental siswa. Tindakan perundungan atau bullying dapat merugikan korban secara emosional, sosial, dan akademis, dan juga bisa memicu konsekuensi jangka panjang, seperti gangguan mental dan perilaku antisosialâ€, ujar Intan.
Lebih lanjut ia menjelaskan dihadapan para siswa baru bahwa perundungan adalah masalah yang kompleks, tetapi dengan upaya bersama dari madrasah, guru, staf, siswa, dan orang tua, kita dapat mencegah dan mengatasi perundungan di lingkungan madrasah dan membangun lingkungan belajar yang aman dan sehat untuk semua siswa.
“Dampak dari perundungan bisa terasa sampai dewasa bahkan menimbulkan trauma mendalam. Memberantas bullying bukan hanya tugas satu orang saja melainkan semua pihak.â€, paparnya.
Dalam materinya Intan menjelaska bahwa Jenis Perundungan dimadrasah ada beberapa jenis perundungan yaitu verbal bullying, cyber bullying, physical bullying, dan sexual bullying. 1.Perundungan Verbal (verbal bullying). Sesuai dengan namanya, perundungan verbal adalah perundungan yang dilakukan secara langsung atau verbal dalam bentuk perkataan dan ucapan. Seseorang bisa menghakimi orang lain lewat ucapannya dan tidak bisa dibenarkan walaupun niatnya untuk bercanda.
2. Perundungan di madrasah berikutnya adalah perundungan dunia maya yang sangat mengerikan hingga menyerang mental korban. Tidak dapat dipungkiri, hampir semua orang beraktivitas di dunia maya. Ketika ada seseorang yang terus menerus mendapatkan makian dari dunia maya, mentalnya akan terguncang. Oleh karena itu, penting untuk menjaga etika sosial media agar tidak menyakiti siapapun. 3. Perundungan Fisik. Physical bullying adalah perundungan yang menyerang fisik hingga menyebabkan trauma berkepanjangan. Contoh perundungan fisik adalah melempar sampah ke teman yang dianggap lebih lemah, memukul secara kasar, dan tindakan kekerasan lainnya.
4. Perundungan Seksual. Sexual bullying juga termasuk jenis perundungan di sekolah yang disebut dengan pelecehan seksual. Pelaku akan melecehkan korban hingga membuat korban ketakutan karena merasa bahwa hidupnya sudah hancur.
Intan juga berpesan bila terjadi permasalahan antar teman agar diselesaikan secara kekeluargaan intern madrasah. Selain itu jangan kumpul-kumpul yang kurang bermanfaat di jalan yang bisa mengundang kejahatan jalanan seperti genk motor, tambahnya. Materi anti bullying merupakan salah satu agenda dari Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama).
|
239x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...