
Sungai Gelam ~ Kemarin (19/07) seusai pelaksanaan salat Jumat beberapa wali kelas mengajak siswa kelasnya melakukan gotong royong. Dipilih waktu usai pelaksanaan salat Jumat supaya tidak menggangu kegiatan belajar mengajar. Wali kelas bertindak sebagai pemimpin kegiatan gotong royong, memberikan bimbingan dan arahan pada siswa agar pekerjaannyaa berhasil dengan baik. Suntaji,S.Pd.I wali kelas XI E tampak memimpin gotong royong di kelas binaanya. “Dengan gotong royong seperti ini bisa menumbuhkan keakraban antara wali kelas dengan siswaâ€, paparnya.
Tak terasa pekerjaan selesai, ruang kelas dan juga halaman madrasah sudah nampak perubahan, lebih rapi dan bersih. Para siswapun terlihat senang karena pekerjaannya cepat selesai. Itulah sejatinya manfaat dari kegiatan gotong royong, membuat setiap pekerjaan menjadi lebih ringan dan mempererat tali persaudaraan.
Perilaku gotong royong yang dimiliki Bangsa Indonesia sejak dahulu kala. Gotong royong merupakan kepribadian bangsa dan merupakan budaya yang telah berakar kuat dalam kehidupan masyarakat, dan tetap terus kita jaga jangan sampai budaya gotong royong itu punah, papar Suntaji guru yang mengajar mata pelajaran bahasa Arab yang juga sebagai wali kelas pada kelas XI E
Sudah menjadi harapan semua pihak agar semangat gotong royong yang semakin lama semakin memudar seiring dengan kemajuan dalam dunia digital tetap dapat dilestarikan. Dengan membiasakan kegiatan gotong royong sejak dini, diharapkan dapat melestarikan menumbuhkan kepribadian bangsa pada diri siswa yang akan tertanam dalam kehidupannya.
|
99x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...