
Sungai Gelam ~ Andoko,S.Pd Guru Bimbingan Konseling (BK) mengawali tahun ajaran baru 2024/2025 mulai menyusun program kerja. Hari ini (25/07) tampak fokus menyusun agenda pembelajaran. “Lagi menyiapkan materi untuk pembelajaran di kurikulum Merdeka. Pasalnya kurikulum ini BK ada jam tatap muka di kelasâ€, ujarnya.
Andoko mengungkapkan bahwa salah satu keunggulan Kurikulum Merdeka adalah sifatnya yang fleksibel. Pendekatan belajar tidak serta-merta berpusat pada peningkatan prestasi akademik siswa, tetapi lebih menekankan pada minat, kemampuan, dan bakat peserta didik dalam proses belajar mengajar. Prinsip ini sesuai dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara yang mengatakan bahwa cita-cita pendidikan dan pengajaran yang baik adalah memerdekakan manusia.
“Seperti dikatakan dalam Panduan Implementasi Bimbingan dan Konseling (Kemendikbud, 2022), layanan BK di sekolah secara umum bertujuan untuk membantu peserta didik mengembangkan sikap kemandirian dan meningkatkan kemampuan belajar secara optimal.â€, ujarnya. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka, bimbingan dan konseling harus berperan aktif mengakomodasi peserta didik sehingga mereka mampu memahami diri sendiri dan lingkungannya, merencanakan masa depan sesuai minat masing-masing, cakap bermasyarakat, dan menyelesaikan permasalahan.
Wakil Kepala Madrasah bagian Kurikulum, Suratno menjelaskab bahwa Walapun BK merupakan bagian rutin kegiatan belajar mengajar di setiap kelas di sekolah menengah, mata pelajaran BK sendiri tidak memiliki instrumen penilaian kuantitatif: tidak ada evaluasi “standar†seperti tes tertulis, ujian lisan, maupun ujian praktik.
|
227x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...