
Sungai Gelam ~ Tadi pagi (26/07) di pintu masuk madrasah, Waka Kesiswaan, Hj. Nurgayah,S.Pd.I bersama guru piket melakukan penegakkan kesiplinan. Razia ini difokuskan pada siswa yang memiliki kuku panjang, membawa Handphone, memakai sandal.
Khusus Laki-laki memiliki rambut panjang, potongan rambut dimodel-model, rambut diwarnai dan untuk perempuan tidak memakai ciput/dalaman jilbab sehingg rambut keluar dari jilbab. “Bagi ini saya dibantu tim guru piket melakukan penindakan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa karena sebelum dirazia sudah diberi tenggang waktu 1 minggu lebih untuk merapikan rambut atau kukuâ€, ujar bu Hajjah.
Ia menuturkan tidak menutup kemungkinan minggu depan tim akan turun ke kelas-kelas untuk mengecek bawaan siswa. “Kemungkinan minggu depan atau hari tertentu kami akan melaukan razia barang bawaan yang ada di dalam tas maupun di dalam jok kendaraanâ€, tambahnya. Nantinya razia akan melibatkan beberapa guru untuk masuk ke kelas-kelas untuk memeriksa barang bawaan. Biasanya dari hasil razia ditemukan barang yang tidak berhubungan dengan KBM seperti rokok, korek api, maskara, banda tajam dan uang dengan jumlah yang banyak.
Razia pagi tadi tiba-tiba saja digelar tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada siswa. Razia ini dilakukan sebagai upaya menegakkan disiplin dan rasa tanggung jawab siswa madrasah serta sebagai tindak lanjut penertiban tatib yang telah dilakukan sebelumnya sekaligus mengingatkan siswa supaya tidak melakukan pelanggaran yang mengakibatkan sanksi maupun hukuman.
“Dengan kegiatan ini diharapkan para siswa disiplin membawa barang yang memang diperlukan untuk kegiatan KBM. Apabila ada siswa kedapatan membawa barang yang tidak diperlukan atau bahkan mengganggu kegiatan belajar mengajar, maka barang tersebut akan disimpan di madrasah dan boleh diambil oleh orang tuaâ€, tandas Nurgayah.
|
118x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...