
Sungai Gelam ~ Siswa MAN 1 Muaro Jambi tahun pelajaran 2024/2025 saai ini menggunakan Kurikulum Nasional, Kurikulum Merdeka. Wakil Kepala Madrasah bagian Kurikulum, Suratno,S.Pd.,M.Pd kemarin (27/07) menjelaskan tentang kegiatan kepramukaan dalam kurikulum merdeka. Ia mengutip pernyataan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Anindito Aditomo menegaskan, Pramuka akan tetap menjadi ekstrakurikuler yang wajib disediakan oleh sekolah hingga jenjang pendidikan menengah.
“Peraturan Mendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah hanya merevisi bagian Pendidikan Kepramukaan dalam Model Blok yang mewajibkan perkemahan menjadi tidak wajib. Namun apabila satuan pendidikan menyelenggarakan kegiatan perkemahan maka tetap diperbolehkan.â€, ujarnya.
Suratno juga menjelaskan bahwa Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Anindito Aditomo telah berdiskusi dengan Kwartir Nasional yang difasilitasi Komisi X DPR RI. Hasil diskusi tersebut ada wacana untuk memasukkan pola-pola pendidikan kepramukaan beserta perangkat ajarnya ke dalam Kurikulum Merdeka sebagai kokurikuler. Jika wacana ini disahkan, maka pola pendidikan kepramukaan akan berubah menjadi kokurikuler atau bagian jam pelajaran.
Kurikulum Merdeka dengan pendidikan kepramukaan untuk mendukung pendidikan karakter siswa di samping pendidikan akademik. Pendidikan Kepramukaan dalam Sistem Pendidikan Nasional sendiri diperkaya dengan pendidikan nilai-nilai gerakan pramuka dalam pembentukan kepribadian yang berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup.
|
241x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...