
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Pelayanan perpustakaan MAN 1 Muaro Jambi sempat tertutup karena adanya libur natal dan tahun baru kini mulai aktif dibuka kembali. Dibukanya kembali perpustakaan di MAN 1 Muaro Jambi karena musim libur madrasah sudah selesai dan kini para guru, tenaga kependidikan dan siswa mulai aktif kembali. Tampak hari nini (08/01) beberapa siswa mulai memanfaatkan ruang pustaka untuk kegiatan belajar.
Anita Dewi Anggara,S.Pd. guru mata pelajarana Biologi di kelas XII hari ini mengajak rapa siswanya untuk belajar kelompok di perpustakaan. "Hari ini saya mengajak siswa kelas XII A untuk belajar kelompok di perpustakaan', ujar Anita. Lebih lanjut ANita menjelaskan dipilihnya perpustakaan sebagai kegiatan pembelajaran karena ruang luas, nyaman dan mudah mencari refrensi bahan ajar.
Kepala Pustaka, Drs. Darwin Lubis menyampaikan bahwa dengan dibukanya kembali layanan keperpustakaan yang ada di MAN 1 Muaro Jambi dapat dimanfaatkan dengan baik baik itu guru, tenaga kependidikan maupun para siswa. Ia menyampaikan bahwa perpustakaan madrasah didirikan dengan tujuan selain sebagai sumber informasi dan sumber belajar, perpustakaan madrasah juga diharapkan bisa digunakan sebagai sarana untuk menumbuhkan dan mengembangkan minat baca, kegemaran membaca, dan budaya baca bagi siswa.
“Membaca merupakan salah satu aspek keterampilan berbahasa yang bersifat aktif reseptif. Dengan membaca, seseorang dapat memperluas wawasan dan pandangannya, dapat menambah dan membentuk sikap hidup yang baik, sebagai hiburan, serta menambah ilmu pengetahuan. Kegemaran membaca bagi siswa akan banyak memberikan manfaat dalam kehidupannya, terutama bagi kesuksesan belajar atau pendidikannya,†jelas Darwin.
Akbar selaku staf kepustakaan sekaligus Guru Bahasa Indonesia menyampaikan bahwa mengajak peserta didik belajar di Perpustakaan adalah salah satu cara untuk lebih memperkuat literasi membaca peserta didik serta mengembangkan sumber atau data dengan bahasa sendiri yang lebih komunikatif.
“Harapan saya setelah pembelajaran di perpustakaan anak bisa membuat teks ceramah karena anak dapat langsung menemukan berbagai sumber untuk dijadikan bahan data untuk materi ceramah dan bagaimana cara mengembangkan sumber atau data dengan bahasa sendiri yg lebih komunikatif dan cara mengembangkan materi dengan ilustrasi yang sesuai dan bahasa yg tepat. Struktur ceramahnya yang benar. Ada 80 persen anak yang sudah memahami dan masih agak binggung +- 20 persen. Setelah dijelaskan lagi anak lebih mengerti,†pungkas Akbar.
|
86x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...