
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Kepala MAN 1 Muaro Jambi, Jurmalis, bersama Azwar hari ini (16/4) mengambil pohon Matoa. Pohon tersebut nantinya akan di tanam di lahan belakang madrasah.
Jurmalis mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama yang mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam lomba penanaman pohon Matoa untuk memperingati Hari Bumi pada 22 April 2025.
Lomba ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenag Nomor 182 Tahun 2025 tentang Gerakan Nasional Penanaman Pohon dalam Perspektif Ekoteologi.
"Gerakan ini bukan sekadar simbolik, tetapi bentuk nyata ibadah ekologis dalam ajaran Islam. Menanam pohon bukan hanya soal menjaga lingkungan. Ini bagian dari akhlak Islam. Nabi mengajarkan bahwa siapa pun yang menanam pohon dan buahnya dimakan oleh manusia, burung, atau hewan, maka itu menjadi sedekah baginya,†ujar Jurmalis yang mengutip pernyataan Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad,
Dari halaman Website Kemenag menjelaskan bahwa pohon Matoa dipilih karena merupakan tanaman lokal Indonesia yang mudah tumbuh, cepat berbuah, dan memiliki nilai ekonomi. Menurut Abu, Matoa juga melambangkan keuletan dan keteduhan, dua nilai yang ingin ditekankan dalam gerakan ini.
Lomba ini merupakan bagian dari program prioritas ekoteologi Kementerian Agama yang tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 244 Tahun 2025. Program ini ditindaklanjuti Ditjen Bimas Islam melalui pendekatan kultural, sosial, dan digital agar lebih mudah menjangkau generasi muda.
Dengan semangat Hari Bumi, ia menginginkan lomba ini menjadi jembatan antara nilai keislaman dan kepedulian ekologis. Dari satu foto, satu pohon, lahirlah harapan untuk bumi yang lebih hijau dan sehat. Mari jadikan pohon sebagai amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya, bahkan setelah kita tiada.
|
51x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...