
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Hari ini (26/05) menjadi salah satu momen penting dan terbesar dalam sejarah pengangkatan ASN Kemenag, dengan jumlah peserta yang mencapai 71.010 orang dari berbagai satuan kerja di seluruh Indonesia. Dari ribuat ASN yang dilantik ada empat GTK (guru dan tenaga kependidikan) MAN 1 Muaro Jambi yang dilantik. Mereka adalah Ardiansyah,S.Hum formasi guru Sosiologi, Intan Suci Maulia mengikuti formasi guru Seni, Nurhalimah,S.H sebagai pengadministrasian dan Alvin Sanjaya sebagai Operator madrasah.
Acara yang digelar di Area Masjid Islamic Center Jambi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Mahbub Daryanto. Ardiansyah mengatakan bahwa ini merupakan kado terindah pasalnya ia sudah tiga kali mengikuti test PPPK di Kementarian Agama dan yang ketiga baru lulus.
"Formasi Tahun 2022 kami mengikuti test PPPK Kemenag, 2023 ikut lagi dan gagal lagi. Tahun 2024 ikut dan Alhamdullah lulus hingga hari ini sudah dilantk", ujar guru yang masih lajang ini.
Pelantikan PPPK 2024 ini dilakukan menyusul penetapan formasi oleh pemerintah melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 329 Tahun 2024 tentang Penetapan Kebutuhan PPPK di Instansi Pemerintah Tahun Anggaran 2024.
Ribuan pegawai yang telah lolos seleksi PPPK Kemenag 2024 akhirnya akan resmi menyandang status ASN dan memperkuat pelayanan publik berbasis keagamaan di tanah air.
Kementerian Agama telah menyiapkan teknis pelaksanaan pelantikan secara hybrid, yakni dilakukan secara luring dan daring secara serentak pada Senin (26/5/2025).
Pelantikan untuk peserta dari unit kerja pusat akan dilaksanakan secara langsung (luring) di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta.
Sementara itu, bagi peserta dari satuan kerja daerah, pelantikan dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting yang sudah disiapkan oleh masing-masing Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag provinsi dan satuan kerja terkait di daerah.
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi dan efisiensi birokrasi yang sedang dikembangkan oleh Kemenag.
Metode hybrid memungkinkan seluruh pegawai yang dilantik dapat mengikuti acara secara serentak tanpa harus berpindah lokasi.
Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama.
Ia menambahkan bahwa para PPPK yang dilantik telah melalui proses seleksi yang ketat, transparan, dan berbasis kompetensi.
Pelantikan ini juga menandai dimulainya masa tugas para PPPK sebagai bagian dari transformasi ASN yang lebih fleksibel, profesional, dan berbasis kinerja.
|
47x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...