
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Senin (29/09) pagi kawasan MAN 1 Muaro Jambi diguyur hujan lebat sejak pukul 06.00 WIB. Hingga lebih dari jam 07.00, hujan tidak kunjung reda sehingga aktivitas rutin sekolah ikut terdampak.
Rencana pelaksanaan upacara bendera di lapangan pun akhirnya dibatalkan. Keputusan ini diambil karena kondisi cuaca tidak memungkinkan dan sebagian besar siswa masih berada di perjalanan menuju madrasah.
“Upacara hari ini kita tiadakan karena masih hujan dan sebagian besar para siswa masih dalam perjalanan ke madrasah,” ujar Gesang, pembina OSIM MAN 1 Muaro Jambi, saat dikonfirmasi di halaman sekolah.
Dari pantauan di pintu gerbang, sejumlah siswa memang baru berdatangan meski waktu telah menunjukkan lebih dari pukul 07.00 WIB. Kondisi jalan yang licin dan hujan deras membuat perjalanan ke madrasah menjadi terhambat.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Siti Fatimah, S.Pd, menegaskan bahwa pihak sekolah memberikan kelonggaran khusus hari ini. “Jika hari biasa tidak ada halangan untuk datang cepat maka yang terlambat mendapat pembinaan, tapi karena hari ini ada faktor cuaca maka yang terlambat tidak mendapat sanksi,” jelasnya.
Toleransi ini disambut baik oleh para siswa. Mereka merasa aturan yang diterapkan sekolah cukup bijak karena mempertimbangkan keselamatan dan kondisi nyata di lapangan. Beberapa siswa juga mengaku lega karena tetap bisa mengikuti pelajaran tanpa khawatir mendapat teguran.
Meski upacara batal, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa setelah sebagian besar siswa tiba. Guru-guru juga mengingatkan siswa agar tetap menjaga kesehatan di musim hujan ini dan mempersiapkan perlengkapan pribadi, seperti jas hujan dan payung, demi kelancaran aktivitas belajar.
|
26x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...