
Muaro Jambi (MAN 1 Muaro Jambi) hari ini (16/11) Setelah kegiatan Belajar mengajar mendadak beberapa orang berlarian. Di antara kerumunan orang tersebut ada yang dibopong lalu mendapatkan perawatan. Ternyata kegiatan tersebut bagian dari simulasi menangani orang yang sedang pingsan/tak sadarkan diri.
Salah satu ekstrakurikuler yang ada di MAN 1 Muaro Jambi adalah PMR. Menurut Dhea Octamianda melalui ekstrakurikuler PMR, anak-anak tidak hanya fokus terkait kesehatan serta pengobatan saja, melainkan mampu tergerak hatinya untuk membantu sesama.Â
Lebih lanjut mahasiswa Kebidanan semester 3 ini memberikan penjelasan bahwa ekstrakurikuler seperti ini juga sangat cocok bila para siswa memiliki cita-cita untuk menjadi dokter, bidan, perawat atau profesi lain yang bergubungan dengan kesehatan. "Ada banyak ilmu yang bisa didapat serta diterapkan dirinya di kehidupan sehari-hari khususnya dalam jangka waktu yang panjang",ujarnya
"PMR memiliki sikap empati serta kepekaan yang baik, tanpa disadari akan mendorong dirinya untuk senantiasa peduli terhadap orang lain", ujar Dhea, sapaan salah satu pelatih PMR MAN 1 Muaro Jambi. Lebih lanjut dara berdarah Bugis ini memberikan contoh kecilnya bentuk empati seperti saat melihat kejadian buruk yang terjadi oleh seorang temannya seperti terjatuh atau mengalami luka, maka akan tergerak hatinya untuk segera membantu. Sebuah sikap yang tentu dapat membantu orang-orang yang ada di sekitarnya.Â
Dalam sebuah kepedulian yang dimiliki, dirinya akan mulai mengasah serta menumbuhkan sikap saling tolong menolong terhadap setiap orang yang ditemui. (PMR)
|
514x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...