
Sungai Gelam, (02/10) – Pembina Keagamaan MAN 1 Muaro Jambi terus mengingatkan peserta didik untuk membiasakan diri menghentikan segala aktivitas ketika suara adzan berkumandang. Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan rutin pembinaan keagamaan pada Kamis, 2 Oktober 2025.
Pembina Keagamaan menjelaskan bahwa adzan merupakan panggilan suci yang harus dihormati oleh setiap muslim. “Saat adzan berkumandang, sebaiknya semua aktivitas ditinggalkan. Itu tanda bahwa kita segera memenuhi panggilan Allah untuk shalat,” ucapnya di hadapan siswa.
Ia menambahkan, pembiasaan menghentikan kegiatan ketika adzan tidak hanya melatih disiplin, tetapi juga menumbuhkan kepekaan spiritual. Menurutnya, siswa harus belajar mengutamakan ibadah dibandingkan kesibukan duniawi.
Salah seorang siswa mengungkapkan bahwa himbauan tersebut membuat dirinya lebih sadar akan pentingnya waktu shalat. “Dulu kadang saya masih sibuk bermain atau mengobrol saat adzan, sekarang saya berusaha langsung mengambil wudhu,” ujarnya.
Kegiatan pembinaan ini rutin dilakukan oleh pihak madrasah dalam rangka membentuk karakter religius di kalangan peserta didik. Secara tidak langsung, pembiasaan yang diterapkan di sekolah akan terbawa hingga ke lingkungan rumah dan masyarakat.
Kepala MAN 1 Muaro Jambi mendukung penuh langkah yang dilakukan oleh Pembina Keagamaan. Ia menilai bahwa pendidikan karakter melalui penghormatan waktu shalat sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak generasi berakhlak mulia.
Dengan adanya penguatan spiritual ini, diharapkan siswa MAN 1 Muaro Jambi tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kesadaran religius yang tinggi. “Kami ingin anak-anak terbiasa menjadikan shalat sebagai prioritas utama, kapan pun dan di mana pun mereka berada,” tegasnya.
|
28x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...