
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Sabtu (18/10) menjadi hari penting bagi peserta Penerimaan Tamu Ambalan Rang Kayo Pingai Putri Pinang Masak. Kegiatan yang diadakan di lingkungan MAN 1 Muaro Jambi ini berlangsung meriah dengan bimbingan pembina pramuka putra, Kak Ardiansyah. Sejak pagi hingga malam, peserta aktif mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari upacara pembukaan hingga permainan kelompok. Saat senja tiba, mereka berhenti sejenak untuk melaksanakan salat Magrib berjamaah.
Dalam arahannya, Kak Ardiansyah mengingatkan seluruh peserta agar tidak pernah meninggalkan salat dalam kondisi apa pun. “Salat adalah tiang agama, bahkan di tengah kegiatan pramuka yang padat sekalipun,” tutur Ardiansyah. Ia menegaskan bahwa pramuka bukan sekadar latihan fisik dan mental, melainkan juga pembentukan karakter spiritual. Dengan menjaga salat, kata dia, anggota pramuka belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan ketaatan.
Kegiatan PTA kali ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai religius dapat dipadukan dengan semangat kepramukaan. Setiap aktivitas dirancang agar tetap memberi ruang bagi peserta untuk menunaikan ibadah tepat waktu. Panitia juga menyiapkan tempat salat dan jadwal kegiatan yang menyesuaikan dengan waktu salat berjamaah. Hal itu menciptakan suasana kegiatan yang lebih tertib dan penuh ketenangan.
Selain itu, Kak Ardiansyah juga menyampaikan bahwa kegiatan pramuka seharusnya menjadi sarana membentuk manusia berkarakter unggul. Ia menuturkan, “Pramuka bukan hanya kuat di lapangan, tapi juga teguh dalam iman.” Pesan ini disambut antusias oleh peserta yang mengaku mendapatkan pelajaran baru tentang keseimbangan antara ibadah dan kegiatan sosial.
Kegiatan malam hari dilanjutkan dengan renungan dan diskusi kecil mengenai pengalaman spiritual selama kegiatan. Beberapa peserta berbagi cerita tentang bagaimana mereka belajar mengatur waktu antara aktivitas dan salat. Banyak dari mereka mengaku bahwa kegiatan PTA kali ini membuat mereka lebih sadar pentingnya ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut panitia, kegiatan semacam ini akan terus dijadikan tradisi di setiap tahun ajaran baru. Tujuannya adalah agar setiap anggota pramuka MAN 1 Muaro Jambi tidak hanya terampil dan mandiri, tetapi juga memiliki keteguhan iman. Dengan begitu, pendidikan karakter di madrasah akan berjalan seimbang antara aspek spiritual dan sosial.
Kegiatan berakhir menjelang malam dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Para peserta tampak bersemangat menyanyikan yel-yel pramuka sambil membawa pesan moral dari pembina mereka. Semangat beribadah dan berdisiplin diharapkan menjadi bekal bagi seluruh peserta untuk menghadapi tantangan masa depan dengan hati yang kuat dan jiwa yang tangguh.
|
30x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...