
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Setelah melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) selama dua hari berturut-turut, para siswa kelas XII MAN 1 Muaro Jambi tampak lebih rileks. Pada Rabu (05/11), banyak dari mereka memilih untuk mengunjungi perpustakaan. Aktivitas ini menjadi cara siswa untuk melepas penat setelah menghadapi ujian yang cukup menegangkan. Suasana perpustakaan pun tampak ramai dan hidup dengan kegiatan positif.
Sebagian siswa terlihat membaca buku-buku motivasi, ensiklopedia, dan novel ringan. Ada pula yang menggunakan komputer untuk mencari informasi tambahan atau menonton video pembelajaran di YouTube. “Kami senang ke perpustakaan karena bisa belajar sambil santai,” ujar salah satu siswa, Rafi. Kegiatan ini menunjukkan minat baca dan semangat belajar yang tinggi dari para siswa.
Kepala Perpustakaan, Darwin Lubis, menjelaskan bahwa kegiatan pasca-ujian seperti ini sudah menjadi tradisi di MAN 1 Muaro Jambi. Ia mengatakan, perpustakaan tidak hanya menyediakan bahan bacaan tetapi juga fasilitas internet dan multimedia. “Kami menyediakan ruang nyaman dan akses Wi-Fi agar siswa bisa belajar lebih luas,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa siswa juga sering berdiskusi ringan di area baca.
Menurut Darwin, aktivitas di perpustakaan pasca-TKA membantu siswa menenangkan diri dan mengembalikan fokus belajar. Ia berharap kebiasaan berkunjung ke perpustakaan terus dipertahankan. “Membaca bukan sekadar hobi, tapi kebutuhan untuk menambah wawasan,” ujarnya lagi. Ucapannya mencerminkan semangat literasi yang ingin dibangun oleh pihak madrasah.
Kepala Madrasah, Jurmalis, S.Pd., M.M., turut mengapresiasi inisiatif siswa memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif. Ia menilai bahwa kebiasaan ini sejalan dengan visi madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan produktif. “Kami bangga siswa lebih memilih membaca daripada hanya bermain gadget,” katanya. Ia berkomitmen terus mendukung kegiatan literasi madrasah.
Para guru juga ikut memantau dan mendampingi kegiatan siswa di perpustakaan. Mereka sesekali berdiskusi ringan atau memberikan bimbingan belajar tambahan. Kehadiran guru membuat suasana menjadi lebih hangat dan terarah. Kolaborasi antara guru, siswa, dan pustakawan menjadikan kegiatan literasi berjalan harmonis.
Salah satu pustakawan mengatakan bahwa minat baca siswa meningkat tajam setelah kegiatan TKA. Mereka merasa lebih bebas membaca buku yang disukai tanpa tekanan ujian. “Setiap hari selalu ada yang datang, bahkan sampai sore,” ujarnya. Hal ini membuktikan bahwa perpustakaan telah menjadi bagian penting dalam keseharian siswa.
Dengan kebiasaan membaca yang semakin kuat, MAN 1 Muaro Jambi berharap dapat mencetak generasi yang gemar literasi. Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi ruang inspirasi bagi siswa untuk berkembang. Melalui suasana yang nyaman dan fasilitas lengkap, madrasah terus menanamkan nilai-nilai belajar sepanjang hayat. Inilah bentuk nyata semangat belajar tanpa batas di lingkungan MAN 1 Muaro Jambi.
|
26x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...