
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Madrasah Aliyah Negeri 1 Muaro Jambi menyatakan kesiapan untuk turut menyukseskan pagelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Jambi yang berlangsung di kompleks perkantoran Bukit Cinto Kenang. Kegiatan akbar ini menjadi kebanggaan masyarakat Jambi karena melibatkan banyak kafilah dari seluruh kabupaten dan kota. Meski lokasi kegiatan berjarak cukup jauh dari madrasah, semangat dukungan dari civitas akademika tetap tinggi. Hal ini tampak dari antusias guru dan pegawai yang siap memberikan kontribusi sesuai kemampuan.
Kepala MAN 1 Muaro Jambi, Jurmalis, S.Pd., M.M., menuturkan bahwa pihak madrasah telah menerima surat edaran dari panitia provinsi. “Kami siap mendukung penuh kegiatan MTQ ini meskipun tidak mengirim siswa untuk penyambutan kafilah karena jarak yang cukup jauh,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan bentuk tanggung jawab moral madrasah terhadap kegiatan keagamaan di tingkat provinsi. Jurmalis menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus tetap dijunjung tinggi di mana pun berada.
Persiapan MTQ kali ini memang sangat matang. Pemerintah Provinsi Jambi telah menata lokasi dengan fasilitas terbaik agar acara berjalan lancar. Sejumlah peserta mulai berdatangan sejak awal pekan, membawa semangat kompetisi dan ukhuwah islamiyah. Bagi masyarakat Jambi, MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga momentum mempererat tali silaturahmi.
Guru-guru MAN 1 Muaro Jambi turut memberikan dukungan melalui doa bersama dan kegiatan tadarus yang digelar di madrasah. Kegiatan tersebut bertujuan agar pelaksanaan MTQ berjalan lancar dan membawa berkah bagi daerah. Selain itu, siswa-siswi juga diajak untuk memahami makna dari setiap cabang lomba MTQ seperti tilawah, tahfidz, dan kaligrafi. Dengan cara ini, nilai-nilai Qurani terus ditanamkan di lingkungan madrasah.
Jurmalis juga menyampaikan pesan kepada seluruh guru agar menjadikan kegiatan MTQ sebagai inspirasi pembelajaran. Menurutnya, lomba-lomba keagamaan seperti ini dapat menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat. Ia mengatakan, “Guru bisa mengambil contoh semangat peserta MTQ yang mempersiapkan diri dengan disiplin dan ikhlas.” Pesan ini menjadi motivasi bagi tenaga pendidik di madrasah.
Panitia madrasah bahkan berencana menggelar mini-MTQ di lingkungan sekolah sebagai tindak lanjut. Ide tersebut muncul dari guru agama yang ingin menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Jika rencana itu terlaksana, kegiatan akan menjadi bagian dari program unggulan bidang keagamaan. Hal ini sejalan dengan visi madrasah membentuk generasi Qurani.
Para siswa pun mengaku bangga meski tidak ikut langsung dalam penyambutan kafilah. Menurut mereka, bisa mendukung dengan cara lain seperti doa dan promosi positif di media sosial. “Kami tetap senang, karena madrasah kami turut berperan dalam kegiatan provinsi,” kata salah satu siswa. Antusiasme ini menunjukkan rasa memiliki yang kuat terhadap kegiatan keagamaan daerah.
Dengan berbagai bentuk dukungan tersebut, MAN 1 Muaro Jambi membuktikan bahwa jarak bukanlah penghalang untuk berkontribusi. Semangat kebersamaan dan nilai religius tetap menjadi landasan utama dalam setiap aktivitas madrasah. MTQ Provinsi Jambi tahun ini diharapkan menjadi wadah pengembangan potensi umat. Dan bagi MAN 1 Muaro Jambi, ini menjadi bukti nyata semangat berkhidmat untuk agama dan bangsa.
|
30x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...