
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Suasana pagi di MAN 1 Muaro Jambi tampak hangat dengan senyum guru piket yang menyambut kedatangan para siswa. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari sebagai bagian dari pembiasaan karakter positif. Pada Selasa (12/11), para guru tampak berjajar di depan gerbang madrasah menyapa siswa dengan ramah. Kegiatan sederhana ini memberikan dampak besar terhadap semangat belajar peserta didik.
Waka Humas, Hj. Nurgayah, S.Pd.I., menjelaskan bahwa penyambutan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari pendidikan karakter. “Dengan menyambut siswa di pagi hari, guru menanamkan rasa peduli, disiplin, dan sopan santun,” ujarnya. Menurutnya, kegiatan ini juga membantu guru mengenali kondisi emosional siswa sejak awal. Dengan begitu, madrasah bisa lebih cepat menangani siswa yang tampak murung atau tidak bersemangat.
Penyambutan dilakukan secara bergantian oleh guru piket sesuai jadwal. Mereka berdiri di depan pintu gerbang sambil memberikan salam dan senyuman. Siswa-siswi yang datang terlihat senang dan lebih percaya diri memasuki madrasah. Kehangatan interaksi antara guru dan siswa menjadi ciri khas lingkungan MAN 1 Muaro Jambi yang dikenal ramah dan disiplin.
Menurut salah satu siswa kelas XI, suasana seperti ini membuatnya merasa dihargai. “Guru-guru menyapa kami seperti keluarga sendiri,” katanya. Siswa lain juga mengaku lebih semangat belajar ketika disambut dengan sapaan positif. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi sederhana dapat memperkuat hubungan emosional antara pendidik dan peserta didik.
Hj. Nurgayah menambahkan bahwa kegiatan penyambutan ini memiliki banyak manfaat. Selain membangun kedekatan, guru dapat memantau kehadiran dan kerapian siswa sejak pagi. Ia berkata, “Ini juga cara efektif mendeteksi siswa yang datang terlambat atau kurang rapi.” Dengan begitu, madrasah dapat menjaga kedisiplinan tanpa menimbulkan tekanan berlebihan.
Guru piket juga memiliki peran penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman. Setelah kegiatan penyambutan, mereka melanjutkan tugas memantau kondisi lingkungan madrasah. Segala hal yang berpotensi mengganggu ketertiban segera ditangani dengan pendekatan persuasif. Hal ini membuat suasana sekolah tetap kondusif dan menyenangkan.
Para guru sepakat bahwa kebiasaan positif ini harus terus dilestarikan. Mereka melihat adanya perubahan perilaku siswa yang semakin sopan dan bertanggung jawab. Bahkan, beberapa siswa kini ikut membantu menertibkan teman-temannya di pagi hari. Hal ini menjadi bukti keberhasilan pendekatan yang humanis dan berkarakter.
Dengan budaya salam dan sambutan pagi, MAN 1 Muaro Jambi berhasil menanamkan nilai-nilai kebaikan sederhana yang berdampak besar. Guru tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga teladan dalam sikap dan perilaku. Kegiatan penyambutan ini menunjukkan bahwa pendidikan sejati dimulai dari hal kecil yang dilakukan dengan ketulusan. Inilah wajah madrasah yang ramah dan berkarakter.
|
37x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...