
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Suasana tenang terasa di lingkungan madrasah saat waktu Dzuhur tiba. Para guru dan siswa bergegas menuju masjid As-Suhada untuk melaksanakan salat berjamaah. Hari ini (13/11), Darwin Lubis, salah satu guru senior di MAN 1 Muaro Jambi, mendapat kehormatan menjadi imam salat Dzuhur. Langkahnya mantap menuju mihrab, diikuti jamaah yang telah berbaris rapi.
Pelaksanaan salat berjamaah ini merupakan bagian dari program pembiasaan ibadah harian di MAN 1 Muaro Jambi. Kegiatan tersebut telah rutin dilakukan setiap hari dan menjadi momen penting bagi seluruh warga madrasah. Menurut Waka Kesiswaan, pembiasaan ini bertujuan menanamkan kedisiplinan dan kebersamaan. “Kami ingin siswa tidak hanya unggul akademik, tapi juga kuat dalam karakter spiritual,” ujarnya.
Darwin Lubis yang memimpin salat tampak penuh khidmat dalam setiap gerakannya. Ia dikenal sebagai guru yang tekun dan menjadi teladan bagi banyak siswa. “Beliau selalu datang lebih awal ke masjid dan memastikan saf rapi sebelum iqamah dikumandangkan,” tutur salah satu siswa, Dzaki. Dzaki juga menambahkan bahwa ia merasa tenang jika dipimpin oleh guru yang sudah lama menjadi panutan mereka.
Setelah salat selesai, para jamaah tampak saling bersalaman dan berbincang ringan. Beberapa siswa terlihat menyimak tausiyah singkat yang disampaikan Darwin Lubis. Dalam pesannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga salat tepat waktu meski di tengah kesibukan belajar. “Ilmu tanpa ibadah akan kehilangan berkah,” ucapnya dengan lembut di hadapan jamaah.
Kegiatan salat berjamaah ini mendapat perhatian positif dari para guru lain. Mereka menilai langkah ini efektif membangun kebersamaan dan rasa tanggung jawab. Kepala madrasah juga sering turun langsung memantau pelaksanaan salat. Disiplin waktu dan ketenangan menjadi dua nilai utama yang terus ditanamkan.
Bagi para siswa, salat Dzuhur berjamaah menjadi waktu rehat sekaligus refleksi spiritual. Setelah belajar selama empat jam pelajaran, mereka mendapat kesempatan menenangkan pikiran di rumah Allah. Siswa perempuan pun melaksanakan salat di bagian terpisah dengan pengawasan guru perempuan. Semua berjalan tertib tanpa perlu pengawasan ketat.
Program pembiasaan salat berjamaah ini telah berlangsung selama beberapa tahun. Setiap guru mendapat jadwal bergilir untuk menjadi imam, dan hari ini giliran Darwin Lubis. Para siswa menyambut dengan antusias karena mereka menganggapnya sosok yang bersahaja. “Beliau tidak hanya mengajar, tapi juga membimbing kami lewat contoh nyata,” kata seorang siswa kelas XI.
Dengan selesainya kegiatan salat Dzuhur berjamaah, suasana madrasah terasa lebih damai dan tertata. Para siswa kembali ke kelas dengan semangat baru untuk melanjutkan pelajaran. Kegiatan ibadah ini menjadi bukti bahwa pendidikan di MAN 1 Muaro Jambi tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter religius dan disiplin bagi seluruh warganya.
|
22x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...