
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Tepat pukul 12.15 WIB, suara azan berkumandang dari masjid As-Suhada. Satu per satu siswa MAN 1 Muaro Jambi menuju masjid dengan tertib. Hari ini, Darwin Lubis, guru senior sekaligus tokoh panutan di madrasah itu, menjadi imam salat Dzuhur berjamaah. Kehadirannya di depan jamaah menambah suasana khidmat.
Kegiatan salat berjamaah merupakan agenda wajib yang telah lama dijalankan di madrasah ini. Setiap guru dan siswa diwajibkan ikut serta untuk melatih kedisiplinan spiritual. Menurut penuturan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, program ini terbukti meningkatkan semangat ibadah para siswa. “Kami bangga karena anak-anak mulai terbiasa tanpa harus diingatkan,” katanya.
Darwin Lubis memimpin salat dengan suara yang tenang dan penuh ketegasan. Gerakannya teratur dan bacaan suratnya terdengar jelas di seluruh ruangan. Dzaki, salah satu siswa kelas XI yang ikut salat, mengatakan ia merasa nyaman dipimpin oleh guru tersebut. “Beliau selalu mencontohkan sikap sabar dan tertib dalam ibadah,” ujarnya sambil tersenyum.
Setelah salat selesai, suasana hening berganti dengan lantunan dzikir bersama. Darwin Lubis memimpin doa agar seluruh warga madrasah diberi kemudahan dalam belajar dan beribadah. Para siswa terlihat khusyuk menundukkan kepala, menirukan setiap lafaz yang diucapkan. Doa bersama itu menambah kedekatan antara guru dan siswa di luar kegiatan belajar mengajar.
Kepala madrasah, Jurmalis, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian dari pembentukan karakter siswa. “Kedisiplinan ibadah harus berjalan seiring dengan prestasi akademik,” ucapnya dalam sambutan singkat setelah doa bersama. Ucapan itu disambut tepuk tangan ringan para siswa.
Pelaksanaan salat berjamaah ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi para siswa tentang pentingnya tanggung jawab bersama. Beberapa siswa mendapat tugas mengatur saf dan menjaga kebersihan masjid. Mereka bekerja sama dengan guru pembina agar kegiatan berlangsung lancar. Semua siswa merasa bangga karena dapat terlibat langsung.
Selain nilai spiritual, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara guru dan siswa. Banyak momen kebersamaan yang tumbuh dari rutinitas ibadah ini. Para guru tidak hanya menjadi pengajar, tapi juga teladan dalam sikap dan akhlak. “Kami ingin anak-anak mengenal agama bukan hanya lewat teori, tapi lewat contoh nyata,” ujar Darwin Lubis usai kegiatan.
Dengan kegiatan pembiasaan seperti ini, MAN 1 Muaro Jambi semakin dikenal sebagai madrasah yang disiplin dan religius. Setiap hari, salat berjamaah menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah tentang pentingnya keseimbangan antara ilmu dan iman. Kegiatan sederhana ini menjadi pondasi kuat bagi pembentukan karakter siswa di masa depan.
|
24x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...