
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Kegiatan latihan petugas upacara kembali dilakukan oleh siswa kelas XII B pada Jumat, 14 November. Wali kelas mereka, Suntaji, S.Pd.I, memimpin latihan tersebut dengan penuh keseriusan. Ia mengatakan bahwa persiapan matang sangat diperlukan sebelum bertugas di lapangan. Para siswa tampak berbaris rapi sebelum mendapatkan arahan.
Dalam arahan awal, Suntaji menekankan pentingnya koordinasi tiap petugas. Ia menjelaskan bahwa upacara bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga bentuk penghormatan kepada simbol negara. Para siswa mendengarkan penjelasan tersebut dengan perhatian penuh. Mereka kemudian mulai menyesuaikan diri dengan tugas masing-masing.
Pembagian peran dilakukan secara merata kepada seluruh siswa. Beberapa siswa ditunjuk menjadi petugas bendera, sementara lainnya menjadi pembaca UUD 1945 dan pembaca susunan upacara. Masing-masing siswa diberi waktu mencoba tugasnya satu per satu. Suntaji mengamati setiap pergerakan untuk memastikan ketepatan gerakan.
Petugas bendera berlatih mengibarkan dan menurunkan bendera dengan ritme yang sesuai. Mereka harus melangkah serempak dan menjaga posisi tangan agar tetap stabil. Suntaji memberikan contoh langsung bagaimana cara memegang tiang bendera yang benar. Ia mengatakan, “Gerakan kalian harus kompak agar prosesi terlihat sempurna.”
Petugas pembaca UUD 1945 dibimbing agar mampu membaca dengan intonasi kuat dan jelas. Mereka dilatih mengontrol napas agar tidak terburu-buru saat membaca. Suntaji memberikan koreksi ketika ada bagian yang diucapkan terlalu cepat. Para siswa pun mencoba memperbaiki cara membaca mereka.
Siswa yang bertugas membaca susunan upacara mendapat pengarahan mengenai alur kegiatan. Mereka dilatih menyebutkan setiap tahapan dengan runtut dan berwibawa. Suntaji meminta mereka memperhatikan jeda dan tekanan suara agar terdengar lebih tegas. Ia menyebut bahwa pembacaan susunan adalah bagian penting yang menentukan kelancaran upacara.
Beberapa siswa terlihat gugup pada awal latihan, namun perlahan mulai terbiasa. Suntaji memberikan semangat kepada mereka agar lebih percaya diri. Ia menjelaskan bahwa kegugupan adalah hal wajar dan dapat dikurangi dengan latihan berulang. Para siswa pun menunjukkan peningkatan yang signifikan dari waktu ke waktu.
Sebelum latihan berakhir, dilakukan evaluasi untuk menilai kesiapan masing-masing petugas. Suntaji menyampaikan bahwa latihan perlu dilanjutkan agar gerakan menjadi lebih sempurna. Ia berharap seluruh siswa dapat menjalankan tugas dengan baik pada hari pelaksanaan. Latihan ditutup dengan pesan motivasi bahwa keberhasilan upacara ditentukan oleh disiplin dan kerja sama.
TOPIK 4 — Versi 1
|
23x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...