
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Jelang akhir semester, para guru MAN 1 Muaro Jambi terlihat sibuk menuntaskan penyusunan kisi-kisi Sumatif Akhir Semester. Kegiatan ini dilakukan secara kolektif di bawah supervisi panitia penilaian. Guru-guru dari berbagai mata pelajaran tampak mencermati kembali materi ajar yang telah diberikan. Suasana kerja terlihat serius namun tetap komunikatif.
Ardiansyah yang ikut dalam penyusunan menyampaikan bahwa pembuatan kisi-kisi adalah bagian penting dalam memastikan kualitas soal. Menurutnya, tanpa kisi-kisi yang tepat, soal ujian bisa menyimpang dari capaian pembelajaran. Ia juga menambahkan bahwa penyusunan kisi-kisi membantu guru tetap konsisten dengan tujuan pembelajaran. Pernyataan ini disampaikannya saat sesi diskusi dengan rekan-rekan guru.
Ketua panitia, Ahmad Said Akbar, memastikan proses berjalan sesuai pedoman yang berlaku. Ia menjelaskan bahwa penyusunan kisi-kisi harus mengikuti struktur yang ditetapkan oleh madrasah. Dalam arahannya, ia mengingatkan agar guru memperhatikan keseimbangan antara level kognitif rendah, sedang, dan tinggi. Ia juga menegaskan bahwa kesalahan kecil dalam indikator dapat berdampak besar pada kualitas penilaian.
Setiap guru kemudian menyusun indikator soal berdasarkan materi yang telah diajarkan. Mereka memeriksa kembali kesesuaian antara kompetensi dasar, materi, dan bentuk soal yang akan digunakan. Proses ini memakan waktu karena guru harus benar-benar memastikan tidak ada kesalahan perumusan. Namun demikian, guru tampak sabar dan teliti dalam menyelesaikan setiap bagian.
Selain penyusunan, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi terhadap pembelajaran satu semester penuh. Ardiansyah menyebut bahwa penyusunan kisi-kisi membuat guru menyadari area mana yang sudah efektif dan mana yang masih perlu ditingkatkan. Beberapa guru mengakui bahwa mereka mendapatkan gambaran lebih jelas tentang pencapaian belajar siswa. Hal ini sekaligus menjadi bekal untuk perbaikan di semester berikutnya.
Panitia kemudian melakukan proses verifikasi guna memastikan seluruh kisi-kisi telah memenuhi standar. Mereka meninjau kembali ketepatan rumusan indikator, keluasan materi, dan proporsi soal. Guru yang belum selesai diberikan tambahan waktu untuk menyempurnakan dokumen. Semua dilakukan agar tidak ada kekeliruan pada tahap penyusunan soal nantinya.
Suasana kerja sama terlihat kuat sepanjang proses penyusunan. Para guru saling berkonsultasi untuk mencari solusi atas permasalahan yang ditemui dalam penulisan kisi-kisi. Diskusi santai pun terjadi sambil mereka mencermati bagian-bagian yang sulit. Budaya gotong royong ini menjadi salah satu kekuatan MAN 1 Muaro Jambi dalam menjaga kualitas administrasi pendidikan.
Dengan hampir tuntasnya penyusunan kisi-kisi, madrasah optimis bahwa pelaksanaan Sumatif Akhir Semester dapat berjalan dengan baik. Ahmad Said Akbar berharap seluruh guru tetap menjaga ketelitian hingga tahap akhir penilaian. Ia menegaskan bahwa administrasi yang tertib mencerminkan profesionalitas pendidik. Madrasah pun berkomitmen menjaga kualitas evaluasi agar memberikan gambaran objektif terhadap kemampuan peserta didik.
|
18x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...