
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) menjadi pusat perhatian ketika program pengumpulan beras PPKM mendekati target penyelesaian. Para guru yang mendapatkan tugas khusus untuk mengumpulkan beras melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Meski tenggat waktunya masih beberapa hari lagi, proses pengumpulan berjalan tanpa hambatan berarti. Semangat kebersamaan tampak dari para guru yang terus berkoordinasi agar pendataan berjalan rapi.
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) mencatat bahwa Waka Kehumasan, Hj. Nurgayah, S.Pd.I, memberikan informasi terbaru mengenai capaian program tersebut. Ia menegaskan bahwa tingkat pengumpulan telah mencapai 95 persen. Menurutnya, capaian ini tidak terlepas dari komitmen semua guru yang berperan aktif menyukseskan program sosial tersebut. “Alhamdulillah, guru-guru bekerja dengan sigap,” ujarnya secara langsung.
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) juga melaporkan bahwa tim website madrasah menerima instruksi langsung dari Waka Kehumasan. Instruksi tersebut berisi pelaporan perkembangan harian pengumpulan beras. Tim pun mencatat setiap progres yang diterima agar publikasi informasi dapat dilakukan secara cepat dan akurat. Proses ini menjadi bentuk transparansi madrasah kepada masyarakat.
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen madrasah dalam kegiatan ini. Guru, staf, dan tim publikasi saling melengkapi dalam menyampaikan laporan yang benar. Kerja sama itu diharapkan menjadi contoh positif bagi kegiatan madrasah lainnya. Pihak sekolah juga berharap program sosial ini membawa manfaat luas bagi penerima.
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) menyampaikan bahwa PPKM dijadwalkan rampung pada Rabu, 26 November 2025. Target penyelesaian 100 persen diprediksi tercapai tepat waktu. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Hj. Nurgayah yang optimistis terhadap pencapaian guru. “Insya Allah sebelum hari Rabu semua berkas akan lengkap,” tuturnya secara tidak langsung menurut laporan tim.
Ia melihat bahwa antusiasme guru menjadi kunci utama percepatan pengumpulan ini. Setiap guru yang diberi tugas memahami pentingnya ketepatan data serta jumlah yang diserahkan. Proses verifikasi juga dilakukan sedetail mungkin agar tidak terjadi kekeliruan. Semua langkah dilakukan sesuai arahan humas.
Guru Akidah AKhlak ini juga mengamati bahwa program ini tidak hanya sekadar tugas administratif. Lebih dari itu, kegiatan ini menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian antarwarga madrasah. Banyak guru yang turut membantu rekan lainnya agar penyetoran data tersusun dengan baik. Suasana saling mendukung pun tampak dalam setiap pelaporan.
Nurgayah berharap keberhasilan ini menjadi langkah awal untuk kegiatan sosial madrasah di masa mendatang. Pihak humas menilai ketaatan guru dalam mengikuti aturan menjadi nilai positif yang perlu dipertahankan. Dengan pencapaian 95 persen, madrasah optimis seluruh data akan rampung sebelum tenggat. Masyarakat pun diharapkan dapat melihat komitmen nyata guru dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
|
19x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...