
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) menjadi tempat berlangsungnya kegiatan In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah, Jurmalis, kemarin (21/11). Kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan madrasah dengan suasana penuh antusiasme dari para guru yang hadir. Pelaksanaan IHT tersebut bertujuan memperkuat pemahaman pendidik terhadap kurikulum yang menekankan nilai-nilai karakter. Kehadiran seluruh peserta menunjukkan keseriusan madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) mencatat bahwa kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Ketua Pokjawas Kemenag Provinsi Jambi, Alimuddin. Ia menjelaskan secara rinci tentang struktur Kurikulum Berbasis Cinta yang menjadi fokus pelatihan. Dalam pemaparannya, ia menegaskan pentingnya lima nilai utama dalam KBC sebagai pedoman penguatan pendidikan karakter. Penjelasan tersebut disimak dengan baik oleh seluruh peserta.
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) melaporkan bahwa Alimuddin menyampaikan lima poin inti dalam KBC kepada para guru. “Lima poin KCB merujuk pada cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air,” ujarnya secara langsung. Menurutnya, nilai-nilai itu harus diintegrasikan dalam proses pembelajaran di kelas. Ia juga memberi contoh penerapan sederhana dalam interaksi guru dan siswa.
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) menyebut bahwa para guru terlihat aktif bertanya selama sesi diskusi. Mereka menanyakan metode penerapan nilai cinta di berbagai mata pelajaran. Beberapa guru juga menyampaikan pengalaman selama menggunakan kurikulum sebelumnya. Pemateri menjawab seluruh pertanyaan dengan jelas untuk memastikan tidak ada keraguan dalam implementasi.
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) mengamati bahwa kegiatan IHT ini memberikan ruang bagi guru untuk menguatkan kompetensi pedagogik. Madrasah berharap kegiatan ini mampu mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih humanis dan berkarakter. Guru-guru juga bersepakat untuk mengembangkan perangkat ajar sesuai nilai KBC. Rencana tindak lanjut pun disusun secara bertahap.
Jurmalis, Kepala MAN 1 Muaro Jambi menilai bahwa kehadiran Ketua Pokjawas memberikan dampak positif bagi guru. Penjelasan yang disampaikan membantu memperjelas arah implementasi kurikulum baru. Guru merasa lebih terarah dalam memahami standar capaian pembelajaran yang dibutuhkan. Pemateri juga mengingatkan agar guru mengutamakan pendekatan kasih sayang dalam mendidik.
Jurmalis, Kepala MAN 1 Muaro Jambi melaporkan bahwa setelah sesi materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penyusunan perangkat ajar. Guru dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyusun contoh RPP berbasis nilai cinta. Kegiatan praktik ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru dalam menerapkan teori ke dalam praktik nyata. Mereka tampak berdiskusi aktif hingga sesi berakhir.
Jurmalis, Kepala MAN 1 Muaro Jambi pelaksanaan IHT ini membawa perubahan positif bagi seluruh proses pembelajaran. Kepala Madrasah Jurmalis menyampaikan secara tidak langsung bahwa madrasah mendukung penuh kegiatan penguatan kompetensi guru. Ia berpesan agar para guru konsisten menerapkan nilai KBC dalam setiap pertemuan kelas. Madrasah optimistis kualitas pendidikan akan semakin meningkat.
|
19x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...