
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) kembali menggelar lomba puisi dalam rangka HGN 2025. Setiap kelas mengirim satu wakil terbaiknya. Kegiatan berlangsung di aula madrasah. Suasana tampak penuh semangat dan apresiasi.
Tema puisi tentang Hari Guru membuat acara semakin bermakna. Peserta membaca puisi dengan penuh penghayatan. Banyak dari mereka menunjukkan kemampuan vokal dan ekspresi yang baik. Penonton memberikan tepuk tangan meriah.
Dewan juri terdiri dari tiga orang guru. Mereka adalah Suci Intan Maulia, Andoko, dan Asmuni. Setiap juri memiliki fokus penilaian berbeda. Hal ini membuat proses penilaian berjalan objektif.
Suci Intan Maulia mengaku bangga dengan penampilan para peserta. Ia berkata, “Anak-anak sangat kreatif dalam menyusun puisi.” Menurutnya, kegiatan ini dapat meningkatkan rasa hormat kepada guru. Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan.
Peserta mempersiapkan diri dengan latihan intensif. Mereka belajar membaca puisi dengan intonasi yang tepat. Salah seorang peserta mengatakan bahwa ia termotivasi untuk tampil maksimal. Ia merasa terhormat karena terpilih mewakili kelas.
Guru-guru memberikan dukungan penuh terhadap lomba tersebut. Mereka menilai kegiatan seni penting bagi perkembangan karakter siswa. Beberapa guru terlihat mengabadikan momen penampilan siswa. Suasana menjadi lebih hidup.
Penilaian berjalan ketat karena kualitas peserta hampir seimbang. Juri mendiskusikan skor dengan hati-hati. Siswa menunggu hasil dengan wajah tegang. Namun suasana tetap hangat dan penuh kebersamaan.
Kegiatan akhirnya ditutup dengan apresiasi dari dewan juri. Mereka berpesan agar siswa terus meningkatkan kreativitas. Lomba ini menjadi bukti bahwa madrasah mendukung pengembangan seni. Momen HGN 2025 terasa lebih berwarna dengan kegiatan ini.
|
28x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...