
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi)~ Pada 27 November, panitia SAS mengadakan simulasi asesmen untuk memastikan kesiapan siswa dan perangkat. Ketua panitia, Ahmad Said Akbar, hadir bersama proktor dan teknisi untuk memimpin jalannya kegiatan. Simulasi dimulai tepat pukul 13.00 WIB sesuai jadwal. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan.
Simulasi difokuskan kepada siswa kelas X karena mereka masih baru dalam penggunaan aplikasi asesmen. Kelas XI dan XII tidak mengikuti kegiatan karena dianggap telah memahami sistem dengan baik. Langkah ini diambil untuk memaksimalkan pembinaan kepada siswa yang membutuhkan adaptasi lebih. Hal tersebut disampaikan oleh panitia melalui keterangan tidak langsung.
Laras, siswa kelas X, tampak mengikuti simulasi dengan serius. Ia mengungkapkan bahwa teknologi baru ini membuatnya lebih termotivasi belajar. “Awalnya saya ragu, tetapi ternyata sistemnya cukup sederhana,” ujarnya. Komentarnya menggambarkan bahwa siswa dapat menyesuaikan diri dengan baik.
Kegiatan simulasi melibatkan penggunaan Exambro Browser yang terhubung dengan e-learning madrasah. Panitia ingin memastikan sistem dapat bekerja secara bersamaan tanpa gangguan. Teknis penggunaan aplikasi dijelaskan secara rinci sebelum peserta memulai simulasi. Guru pendamping juga siap membantu jika ada kendala.
Teknisi melakukan pengecekan intensif terhadap jaringan dan komputer peserta. Mereka memastikan bahwa server dan koneksi tetap stabil sepanjang kegiatan. Tindakan preventif ini dilakukan agar asesmen nanti tidak terhambat masalah teknis. Para teknisi menyebut bahwa “kesiapan infrastruktur sangat menentukan kelancaran asesmen”.
Siswa diberi kesempatan mencoba beberapa soal latihan melalui sistem terintegrasi tersebut. Mereka diminta memahami alur log in, pengerjaan soal, hingga proses submit. Latihan singkat ini membuat siswa lebih siap menghadapi asesmen sesungguhnya. Panitia menilai respons siswa cukup positif.
Di tengah kegiatan, beberapa siswa masih menanyakan langkah-langkah tertentu yang dianggap membingungkan. Panitia langsung memberikan penjelasan tambahan agar semua siswa mendapatkan pemahaman yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa simulasi memberi pengalaman langsung yang sangat dibutuhkan. Guru pendamping berharap siswa tidak lagi gugup pada hari pelaksanaan.
Setelah simulasi selesai, panitia melakukan evaluasi terhadap seluruh proses yang berlangsung. Mereka mencatat beberapa hal yang perlu diperbaiki termasuk stabilitas jaringan. Hasil evaluasi akan menjadi dasar penyempurnaan sistem sebelum asesmen utama. Panitia optimis SAS mendatang dapat berlangsung sukses.
|
21x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...