
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ hari ini (02/12) suasana semangat terasa kuat setelah Suci Intan Maulia, M.Sn dinyatakan meraih juara 2 dalam Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) 2025. Ajang yang diselenggarakan Kanwil Provinsi Jambi itu menjadi wadah bagi para kreator muda menampilkan karya terbaik mereka. Film Intan yang berjudul Celengan Akhirat berhasil mencuri perhatian dewan juri. Prestasi ini menjadi kabar membanggakan bagi warga MAN 1 Muaro Jambi.
Acara penyerahan penghargaan berlangsung formal dengan kehadiran para juri, peserta, serta tokoh pendidikan. Panitia menjelaskan bahwa tahun 2025 adalah penyelenggaraan KFPI dengan jumlah peserta terbanyak. Mereka menyebut peningkatan ini menunjukkan bahwa minat terhadap film Islami semakin meluas. Intan termasuk salah satu peserta yang dinilai berhasil memadukan pesan moral dan teknik pengambilan gambar secara efektif.
Film Celengan Akhirat berkisah tentang pentingnya beramal tanpa pamrih. Intan mengatakan bahwa ide cerita lahir dari kegelisahannya melihat sikap sebagian orang yang mudah mengabaikan kebaikan kecil. Ia menambahkan bahwa “kebaikan tidak perlu diumumkan, cukup ditanam sebagai tabungan akhirat.” Pesan tersebut menjadi inti dari narasi film yang dibuatnya.
Menurut penilaian juri, film Intan menonjol karena konsisten dengan tema Islami yang menekankan kejujuran. Mereka menyebut bahwa karya itu berhasil menghindari unsur kemunafikan atau manipulasi pesan. Para juri menilai keaslian penyampaiannya sebagai kekuatan utama film tersebut. Hal ini membuat film itu layak masuk jajaran terbaik tahun ini.
Pihak madrasah memberikan sambutan hangat atas pencapaian Intan. Kepala madrasah menyampaikan bahwa kemenangan ini menjadi bukti bahwa siswa mampu berkompetisi di bidang seni kreatif. Ia menyatakan bahwa sekolah akan terus memberikan dukungan dalam pengembangan bakat dan minat peserta didik. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak keluarga yang turut memberikan dorongan.
Intan sendiri terlihat sangat terharu saat menerima piala. Ia mengungkapkan bahwa pencapaian itu merupakan pengalaman berharga baginya. “Saya tidak pernah membayangkan film sederhana ini akan dihargai sedemikian besar,” tuturnya saat diwawancarai. Ia berharap prestasi ini dapat memotivasi siswa lain untuk berani menuangkan kreativitas.
Setelah pengumuman kemenangan, banyak siswa dan guru yang langsung memberikan ucapan selamat. Mereka memuji keberanian Intan dalam mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Media sosial madrasah pun dipenuhi unggahan yang menandai keberhasilannya. Dukungan tersebut membuat suasana madrasah semakin semarak.
Intan berencana memperdalam pengetahuan tentang sinematografi dan penulisan skenario. Ia ingin menyempurnakan teknik dan kualitas karyanya pada produksi berikutnya. Ia juga berharap dapat mengangkat isu-isu sosial Islami lain melalui film pendek. Dengan semangat baru, Intan menargetkan bisa kembali berkompetisi dan meraih hasil yang lebih tinggi di masa depan.
|
25x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...