
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) – Suci Intan Maulia menerima hadiah dari panitia Museum Perjuangan Jambi pada Minggu (08/12) setelah menjadi nominasi lomba menulis Future. Ia berhak mendapatkan uang sebesar Rp500.000 sebagai bentuk apresiasi. Panitia menyatakan bahwa naskah yang ia tulis memiliki gagasan menarik. Penghargaan ini menjadi pengalaman berharga bagi guru tersebut.
Acara penyerahan hadiah berlangsung sederhana namun hangat. Panitia memanggil nama para nominasi secara bergiliran. Mereka menyampaikan bahwa lomba ini diikuti oleh banyak peserta dari berbagai daerah. Hal tersebut membuat proses seleksi berjalan cukup ketat.
Dalam kesempatan itu, Suci Intan menyampaikan rasa terima kasihnya. “Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari kegiatan ini,” katanya langsung. Ia menilai bahwa lomba menulis Future memberikan ruang berekspresi bagi para penulis. Suci Intan berharap kegiatan seperti ini terus digelar di masa mendatang.
Panitia lomba menjelaskan secara tidak langsung bahwa kualitas tulisan Suci Intan cukup kuat. Mereka melihat bahwa struktur penulisan dan pesan yang disampaikan sangat jelas. Panitia juga menilai bahwa kreativitas penulis menjadi elemen penting dalam penjurian. Hal ini membuat Suci Intan layak masuk sebagai nominasi.
Museum Perjuangan Jambi sebagai penyelenggara berharap kegiatan ini dapat mengembangkan literasi di masyarakat. Mereka ingin mengajak generasi muda untuk terus berkarya melalui tulisan. Panitia juga menegaskan bahwa lomba Future merupakan wadah untuk menggali imajinasi. Karena itu, mereka berkomitmen melanjutkan lomba setiap tahun.
Siswa MAN 1 Muaro Jambi turut memberikan ucapan selamat kepada Suci Intan. Mereka merasa bangga karena gurunya mampu berprestasi di bidang literasi. Beberapa siswa bahkan ingin mengikuti kompetisi menulis setelah mendengar kabar tersebut. Situasi ini menunjukkan bahwa prestasi guru dapat memotivasi siswa.
Setelah mendapat hadiah, Suci Intan berencana membagikan pengalamannya kepada siswa. Ia ingin mengajak siswa untuk berani mengembangkan kemampuan menulis. Menurutnya, kegiatan menulis dapat membantu siswa berpikir kritis dan kreatif. Ia juga menilai bahwa menulis merupakan keterampilan penting di era digital.
Madrasah menyambut baik prestasi ini dan berencana memberikan apresiasi tambahan. Guru-guru berharap prestasi Suci Intan dapat menginspirasi tenaga pendidik lainnya. Madrasah juga ingin meningkatkan kegiatan literasi untuk siswa. Penghargaan ini dianggap sebagai langkah awal yang baik menuju budaya menulis yang kuat.
|
30x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...