
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Suasana perpustakaan pada Selasa (10/12) tampak lebih sibuk dari biasanya ketika para wali kelas berkumpul untuk melakukan perekapan daftar hadir siswa. Aktivitas ini menjadi bagian penting menjelang akhir semester. Setiap wali kelas terlihat teliti menyusun data berdasarkan hasil absensi selama beberapa bulan. Pihak madrasah menjelaskan bahwa rekap absen wajib selesai sebelum rapat evaluasi.
Para wali kelas membawa dokumen lengkap mulai dari buku presensi hingga catatan tambahan mengenai kehadiran siswa. Mereka bekerja secara mandiri namun tetap saling berkoordinasi agar data yang disusun tidak mengalami kesalahan. Situasi di ruang perpustakaan tetap tenang meski aktivitas berlangsung cukup padat. Beberapa guru memilih duduk berkelompok untuk mencocokkan data.
Jemmi Andrianto, S.Pd, wali kelas XD, menyampaikan bahwa perekapan ini memerlukan ketelitian tinggi. Ia berkata, “Data absen harus benar-benar akurat karena akan dimasukkan ke RDM dan menjadi bagian dari laporan akhir semester.” Menurutnya, kesalahan sekecil apa pun bisa berdampak pada penilaian siswa. Ia pun mengaku sudah menyiapkan data cadangan untuk memastikan akurasi.
Proses input data ke sistem RDM dilakukan setelah seluruh dokumen selesai diverifikasi. Pihak madrasah telah menyediakan perangkat untuk memudahkan guru mengunggah data secara mandiri. Beberapa guru tampak berdiskusi mengenai cara terbaik menyusun format isian. Hal ini dilakukan agar proses unggah data berjalan lebih cepat dan tepat.
Perekapan absen ini tidak hanya mencatat kehadiran, tetapi juga berbagai keterangan khusus. Siswa yang izin, sakit, atau memiliki catatan tertentu ditandai secara khusus dalam laporan. Guru juga mengumpulkan bukti pendukung seperti surat keterangan dokter atau izin orang tua. Semua data tersebut akan disimpan sebagai arsip resmi.
Darwin Lubis, Kepala perpustakaan menyebut bahwa ruangan sengaja dibuka lebih awal untuk memfasilitasi kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa perpustakaan sering dipilih sebagai tempat kerja guru karena suasananya yang kondusif. Beberapa meja tambahan disediakan agar guru dapat bekerja lebih leluasa. Fasilitas ini disambut baik oleh para wali kelas.
Menurut beberapa guru, perekapan absen menjelang akhir semester menjadi salah satu tugas tersibuk. Mereka harus mencocokkan data dari berbagai sumber untuk memastikan kesesuaian. Meski begitu, para wali kelas mengaku terbantu karena sistem RDM kini semakin praktis. Proses digitalisasi ini membuat pengolahan data lebih efisien.
Menjelang siang, sebagian besar guru telah menyelesaikan perekapan tahap pertama. Mereka kemudian melakukan pengecekan ulang untuk memastikan tidak ada kekeliruan sebelum data masuk ke rapat akhir semester. Aktivitas ditutup dengan koordinasi singkat antarwali kelas. Seluruh data diharapkan rampung dalam satu hari agar laporan akhir bisa segera disiapkan.
|
22x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...