
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Hari ini, Senin (26/01), siswa kelas XI A MAN 1 Muaro Jambi berhasil melaksanakan tugas sebagai petugas upacara dengan baik dan penuh tanggung jawab. Keberhasilan ini menjadi bukti kesiapan dan kedisiplinan siswa dalam menjalankan amanah. Seluruh rangkaian upacara berjalan lancar tanpa kendala berarti. Penampilan petugas mendapat apresiasi dari guru dan peserta upacara. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa kelas XI A.
Sebelum pelaksanaan, siswa kelas XI A telah menjalani latihan intensif secara rutin. Latihan tersebut dipantau langsung oleh wali kelas, Rendi Oktarino, S.Pd., M.Pd. Ia membimbing siswa dengan penuh kesabaran dan ketelatenan. Setiap detail gerakan dan tata upacara diperhatikan secara serius. Latihan ini bertujuan agar siswa tampil maksimal saat pelaksanaan.
Dalam upacara tersebut, Hj. Nurgayah, S.Pd.I kembali dipercaya sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh siswa untuk terus membiasakan perilaku disiplin di madrasah. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan harus dimulai dari hal-hal kecil. Pembiasaan positif menjadi kunci keberhasilan pembentukan karakter. Pesan tersebut disampaikan dengan penuh ketegasan namun tetap menyejukkan.
“Disiplin bukan karena takut, tetapi karena kesadaran,” ujar Hj. Nurgayah, S.Pd.I dalam amanatnya. Ia mencontohkan pembiasaan positif seperti salat dhuha secara rutin. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya mengikuti upacara tepat waktu. Salat Dzuhur tanpa harus disuruh juga menjadi bentuk kedisiplinan. Menurutnya, kebiasaan baik akan membentuk pribadi yang bertanggung jawab.
Ia juga menyampaikan secara tidak langsung bahwa disiplin sangat berpengaruh terhadap prestasi akademik siswa. Lingkungan yang tertib dan kondusif akan membuat proses belajar lebih efektif. Siswa yang disiplin cenderung memiliki manajemen waktu yang baik. Hal ini menjadi bekal penting bagi masa depan mereka. Madrasah berperan sebagai tempat menanamkan nilai tersebut.
Keberhasilan siswa kelas XI A dalam menjalankan tugas upacara menjadi contoh bagi kelas lain. Mereka menunjukkan bahwa kerja sama dan latihan yang konsisten membuahkan hasil positif. Rasa percaya diri siswa terlihat meningkat setelah pelaksanaan. Pengalaman ini juga melatih jiwa kepemimpinan mereka. Madrasah berharap siswa terus mempertahankan semangat ini.
Kegiatan upacara tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga edukatif. Melalui peran sebagai petugas, siswa belajar tentang tanggung jawab dan kedisiplinan. Mereka juga belajar bekerja dalam tim dan mematuhi aturan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan kehidupan bermasyarakat. Pendidikan karakter menjadi tujuan utama kegiatan ini.
Dengan suksesnya pelaksanaan upacara oleh siswa kelas XI A, MAN 1 Muaro Jambi semakin optimis dalam membina karakter peserta didik. Pihak madrasah berharap pembiasaan positif terus diterapkan secara konsisten. Guru dan siswa diharapkan saling mendukung dalam menciptakan budaya disiplin. Kegiatan ini menjadi langkah nyata menuju madrasah yang unggul. Sinergi antara pembinaan dan praktik nyata terus dikembangkan.
|
17x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...