
MAN 1 Muaro Jambi~ Hari ini (18/2) Asmuni,S.Ag. Kembali melaksanakan Kegiatan di Madrasah setelah 3 hari mengikuti kegiatan di Bogor, Jawa Barat. Ia mendapat kesempatan untuk belajar langsung bersama beberapa guru Alquran Hadist dari berbagai provinsi se-Indonesia. "Alhamdulillah hari ini sudah bisa kembali kepada madrasah setelah 3 hari mengikuti kegiatan di Bogor. Alhamdulillah juga saya masih diberi kesehatan sehingga bisa langsung kumpul keluarga", ujar Asmuni.
Perlu diketahui bahwa Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam terus memperkuat guru kompetensi guru madrasah. Sebanyak 40 guru mengikuti Workshop Pengembangan Kompetensi mata pelajaran Al Quran Hadits Madrasah Aliyah dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MA/MAK).
Direktur GTK Madrasah, Muhammad Zain mengatakan bahwa tantangan mulai dari munculnya era internet of things (IOT), menuntut guru untuk tidak hanya kreatif terkait materi ajar, tapi juga inovatif pada metodologi pengajaran.
“Guru madrasah memiliki pengetahuan cara berpikir berbasis komputer (Computational Thinking). Memiliki kemampuan berpikir yang diperlukan dalam menganalisa masalah dan solusinya secara efektif. Ingat, transfer of knowledge bisa terjadi dengan internet. Tapi transfer of value  tidak bisa tergantikan oleh selain guru yang kompeten,†ujar Zain di Bogor, Senin (15/02).
|
287x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...