
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Kepala MAN 1 Muaro Jambi, Jurmalis, S.Pd., M.M., menyampaikan arahan penting saat kegiatan punggahan di aula terbuka madrasah pada Jumat (13/03). Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa dan dewan guru dalam suasana khidmat. Dalam sambutannya, kepala madrasah menekankan pentingnya menjaga nama baik madrasah selama bulan Ramadan. Ia mengingatkan agar seluruh siswa menunjukkan sikap santun, baik yang menjalankan ibadah puasa maupun yang tidak. Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk pembinaan karakter dan kedisiplinan siswa.
Dalam arahannya, Jurmalis secara langsung menyampaikan, “Siswa aliyah harus menjaga nama baik madrasah di mana pun berada.” Ia menambahkan bahwa sikap dan perilaku siswa mencerminkan citra lembaga pendidikan. Oleh karena itu, setiap tindakan harus dipertimbangkan dengan matang. Ia juga menegaskan pentingnya saling menghormati antar sesama siswa. Pesan moral tersebut mendapat perhatian serius dari para peserta yang hadir.
Selain itu, kepala madrasah juga menyinggung etika bagi siswa yang tidak dapat menjalankan puasa karena alasan tertentu. Ia menyampaikan agar siswa tetap menjaga perasaan teman-temannya yang berpuasa. Secara tidak langsung, ia meminta agar tidak makan dan minum di tempat umum selama jam sekolah. Hal ini dilakukan demi menjaga suasana kondusif di lingkungan madrasah. Pesan tersebut menjadi bagian dari pembentukan sikap empati dan toleransi.
Dalam kesempatan yang sama, kepala madrasah juga mengumumkan perubahan jadwal kegiatan belajar mengajar (KBM). Ia menyampaikan bahwa mulai Sabtu, 15 Februari 2026, siswa tidak masuk ke madrasah. Kegiatan belajar akan kembali normal pada Senin, 23 Februari 2026. Kebijakan tersebut mengikuti surat edaran resmi pemerintah. Informasi ini disampaikan agar siswa dan orang tua dapat menyesuaikan agenda masing-masing.
Secara tidak langsung dijelaskan bahwa kebijakan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bersama tiga menteri. Tiga menteri yang dimaksud adalah Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Menteri Agama. Surat keputusan bersama tersebut mengatur penyesuaian kegiatan pendidikan selama periode tertentu. Dengan adanya edaran resmi, madrasah mengikuti kebijakan pemerintah secara tertib. Hal ini menunjukkan kepatuhan lembaga terhadap regulasi nasional.
Kegiatan punggahan sendiri menjadi momentum refleksi menjelang Ramadan. Selain mendengarkan arahan kepala madrasah, siswa juga diajak mempererat kebersamaan. Suasana aula terbuka dipenuhi rasa kekeluargaan dan kebersamaan. Para guru berharap momentum ini meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak siswa. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga edukatif.
Beberapa siswa mengaku memahami pesan yang disampaikan kepala madrasah. Salah seorang siswa menyatakan bahwa arahan tersebut mengingatkan pentingnya menjaga sikap di lingkungan sosial. Ia merasa termotivasi untuk lebih disiplin selama Ramadan. Tanggapan tersebut menunjukkan bahwa pesan kepala madrasah diterima dengan baik. Kegiatan ini pun menjadi sarana komunikasi efektif antara pimpinan dan siswa.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memenuhi unsur 5W1H secara jelas. Apa yang dilakukan adalah penyampaian arahan dan informasi jadwal KBM. Siapa yang terlibat adalah kepala madrasah, guru, dan siswa MAN 1 Muaro Jambi. Kapan dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret, di aula terbuka madrasah. Mengapa dilakukan untuk pembinaan karakter serta penyampaian kebijakan resmi. Bagaimana pelaksanaannya melalui kegiatan punggahan dengan penyampaian langsung dari kepala madrasah.
|
17x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...