
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Ardiansyah, S.Hum., salah satu mahasiswa PPG Universitas Negeri Jakarta Program Studi Sejarah, sukses melaksanakan Ujian Pengetahuan (UP) PPG pada Minggu (22/02) di MAN 1 Muaro Jambi. Ujian tersebut diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai LPTK penyelenggara. Ia mengikuti ujian pada pukul 07.30 WIB. Keputusan mengikuti ujian di madrasah dipilih berdasarkan pertimbangan fasilitas dan kenyamanan. Hal ini menjadi strategi agar ia dapat lebih fokus selama mengerjakan soal.
Ardiansyah menjelaskan bahwa lingkungan madrasah dinilai lebih kondusif dibandingkan rumah. Ia mempertimbangkan adanya jaringan wifi yang stabil, ruangan ber-AC, serta suasana yang tenang. Menurutnya, kondisi tersebut sangat membantu menjaga konsentrasi saat ujian berlangsung. Di rumah, ia khawatir akan terganggu oleh aktivitas anak maupun anggota keluarga lainnya. Oleh karena itu, madrasah menjadi pilihan paling rasional.
“Berbeda dengan Uji Kinerja yang tugasnya membuat serta mengunggah berkas portofolio dan video praktik pembelajaran di sekolah, pada Uji Pengetahuan ini peserta harus menjawab soal-soal pengetahuan atau penguasaan capaian pembelajaran berbasis komputer,” papar Amri. Pernyataan tersebut menggambarkan perbedaan karakteristik antara Ukin dan UP PPG. Jika Ukin menitikberatkan pada praktik pembelajaran, maka UP fokus pada penguasaan teori dan kompetensi profesional. Sistem berbasis komputer menuntut ketelitian serta kecepatan berpikir peserta. Hal ini membuat persiapan mental menjadi sangat penting.
Sebagai mahasiswa PPG, Ardiansyah telah melalui berbagai tahapan pembelajaran daring maupun luring sebelumnya. Ia mengikuti perkuliahan, diskusi modul, hingga penyusunan perangkat pembelajaran. Seluruh proses tersebut menjadi bekal dalam menghadapi ujian akhir. Ia mengaku belajar secara intensif beberapa hari sebelum pelaksanaan UP. Persiapan dilakukan dengan mengulas materi pedagogik dan profesional.
Pihak madrasah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ujian tersebut. Ruang ujian disiapkan dengan fasilitas memadai agar peserta merasa nyaman. Selain itu, suasana tenang turut membantu menciptakan kondisi ujian yang ideal. Dukungan tersebut menjadi bentuk kepedulian lembaga terhadap pengembangan kompetensi guru. Ardiansyah pun menyampaikan rasa terima kasih atas fasilitas yang diberikan.
Ujian yang berlangsung pada Minggu pagi tersebut berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ardiansyah datang lebih awal untuk memastikan kesiapan perangkat komputer. Ia juga melakukan pengecekan jaringan internet sebelum ujian dimulai. Langkah tersebut dilakukan guna menghindari gangguan teknis saat mengerjakan soal. Kedisiplinan menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mengikuti ujian berbasis daring.
Program PPG sendiri bertujuan meningkatkan kualitas dan profesionalitas guru di Indonesia. Melalui UP PPG, kompetensi peserta diuji secara komprehensif. Hasil ujian ini akan menentukan kelulusan dan penerbitan sertifikat pendidik. Sertifikat tersebut menjadi syarat penting dalam pengakuan profesional guru. Oleh sebab itu, setiap peserta berupaya maksimal dalam menghadapi ujian.
Ardiansyah berharap hasil yang diperoleh sesuai dengan usaha yang telah dilakukan. Ia optimistis dapat meraih kelulusan dan memberikan kontribusi lebih besar bagi madrasah. Semangatnya menjadi motivasi bagi rekan-rekan guru lainnya. Dengan peningkatan kompetensi yang berkelanjutan, mutu pendidikan di MAN 1 Muaro Jambi diharapkan semakin meningkat. Komitmen belajar sepanjang hayat menjadi landasan utama dalam profesi guru.
|
20x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...