
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Hari pertama masuk madrasah kemarin Senin (23/02) program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan sebagaimana biasanya. Program ini tetap dilaksanakan meskipun bertepatan dengan awal Ramadan. Pihak madrasah memastikan distribusi berjalan tertib dan terorganisir. Siswa menerima paket makanan kering untuk dibawa pulang. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan gizi peserta didik.
Paket MBG yang dibagikan terdiri atas susu, roti, kurma, dan kacang-kacangan. Seluruh makanan dikemas dalam bentuk praktis sehingga mudah dibawa. Pembagian dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar selesai. Guru dan petugas memastikan setiap siswa menerima bagian sesuai daftar. Proses distribusi berlangsung tertib tanpa kerumunan berlebihan.
Wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, Siti Fatimah, S.Pd., menjelaskan bahwa program MBG tetap menjadi prioritas. “Meskipun Ramadan, hak siswa untuk mendapatkan asupan bergizi tetap kami penuhi, namun dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini menyesuaikan dengan kondisi puasa. Pihak madrasah ingin tetap menjaga nilai kebersamaan dan saling menghormati. Oleh karena itu, aturan khusus diterapkan selama bulan suci.
Pihak madrasah juga menghimbau agar siswa putri yang berhalangan tidak mengonsumsi jatah MBG di lingkungan madrasah. Hal tersebut dilakukan untuk menghormati siswa lain yang sedang menjalankan ibadah puasa. Imbauan ini disampaikan secara persuasif dan penuh pengertian. Siti Fatimah menambahkan bahwa sikap saling menghormati merupakan bagian dari pendidikan karakter. Madrasah ingin menanamkan nilai toleransi sejak dini.
Para siswa menyambut baik pembagian MBG tersebut. Mereka merasa terbantu dengan adanya tambahan asupan bergizi. Beberapa siswa menyatakan bahwa paket tersebut dapat menjadi menu berbuka puasa yang praktis. Orang tua siswa juga memberikan apresiasi terhadap kelanjutan program ini. Program MBG dinilai sangat bermanfaat bagi keluarga.
Secara teknis, pembagian dilakukan di kelas masing-masing untuk menghindari penumpukan massa. Wali kelas memanggil siswa satu per satu sesuai daftar hadir. Langkah ini diambil guna menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama. Madrasah memastikan tidak ada siswa yang terlewat. Pendataan dilakukan secara teliti dan transparan.
Program MBG ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan siswa. Dengan gizi yang cukup, diharapkan siswa tetap berenergi selama menjalankan ibadah puasa. Pihak madrasah juga akan terus mengevaluasi pelaksanaan program ini selama Ramadan. Jika diperlukan penyesuaian, kebijakan akan diperbarui sesuai kebutuhan.
Dengan tetap berjalannya MBG di awal Ramadan, MAN 1 Muaro Jambi menunjukkan komitmennya dalam mendukung keseimbangan antara kesehatan dan ibadah siswa. Program ini tidak hanya bersifat bantuan makanan, tetapi juga bentuk kepedulian institusi pendidikan terhadap peserta didik. Nilai empati dan kebersamaan terus ditanamkan. Ramadan pun dijalani dengan semangat berbagi dan saling menghargai.
|
19x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...