
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Hari ini (03/03) kegiatan pembiasaan tadarusan di setiap kelas MAN 1 Muaro Jambi telah menghatamkan Al-Qur’an sebanyak dua kali selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin sebelum proses pembelajaran dimulai. Seluruh siswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan ini. Setiap kelas mendapatkan tanggung jawab membaca satu juz. Program ini menjadi bagian dari pembinaan karakter religius siswa.
Tadarusan dilaksanakan secara terstruktur di masing-masing ruang kelas. Guru mata pelajaran turut mengawasi jalannya kegiatan tersebut. Siswa membaca Al-Qur’an secara bergiliran sesuai pembagian kelompok. Kegiatan berlangsung dengan suasana khusyuk dan tertib. Waktu pelaksanaan rata-rata tidak lebih dari dua puluh menit.
Zahra, salah satu siswa kelas XI A, menjelaskan mekanisme pembagian tugas tersebut. “Setiap kelas mendapatkan satu juz, lalu dibagi lagi menjadi beberapa kelompok agar cepat selesai,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa sistem pembagian ini membuat tadarusan lebih efektif. Menurutnya, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antar siswa. Zahra merasa bangga karena kelasnya ikut berkontribusi dalam khataman kedua.
Secara tidak langsung, pihak madrasah menyampaikan bahwa kegiatan tadarusan merupakan program pembiasaan selama Ramadan. Program ini bertujuan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kepala madrasah menyatakan bahwa kegiatan tersebut akan terus dipertahankan setiap tahun. Ia menilai kegiatan ini mampu membentuk karakter religius dan disiplin siswa. Dukungan penuh diberikan oleh seluruh guru.
Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dari berbagai tingkatan kelas. Mereka membaca sesuai jadwal yang telah ditentukan. Koordinasi antar kelas berjalan dengan baik sehingga target khatam dapat tercapai. Tidak ada kelas yang tertinggal dalam pelaksanaan tugasnya. Semangat kebersamaan terlihat jelas di setiap ruang kelas.
Selain meningkatkan keimanan, tadarusan juga menjadi sarana pembelajaran membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Guru memberikan bimbingan bagi siswa yang masih kurang lancar. Dengan demikian, kegiatan ini memiliki nilai edukatif sekaligus spiritual. Siswa merasa termotivasi untuk memperbaiki bacaan mereka. Lingkungan madrasah pun terasa lebih religius.
Pelaksanaan tadarusan dua kali khatam ini menjadi capaian membanggakan bagi MAN 1 Muaro Jambi. Program tersebut menunjukkan konsistensi pembinaan keagamaan. Siswa dan guru bekerja sama mencapai target yang telah ditetapkan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kedisiplinan seluruh warga madrasah. Ramadan menjadi momentum memperkuat nilai spiritual.
Ke depan, pihak madrasah berencana meningkatkan kualitas pelaksanaan tadarusan. Evaluasi akan dilakukan untuk memperbaiki kekurangan yang ada. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya berhenti pada Ramadan. Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, tujuan pendidikan karakter dapat terwujud secara nyata.
|
11x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...