
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Usai melaksanakan kegiatan Muhadhoroh pada Jumat (06/03), para siswa MAN 1 Muaro Jambi melanjutkan kegiatan dengan tadarusan bersama di Mushola Assuhada. Kegiatan tersebut dilakukan secara berkelompok dan didampingi oleh beberapa guru pembina. Suasana mushola terlihat khusyuk ketika para siswa membaca Al-Qur’an secara bergiliran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an para siswa sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan karakter religius bagi para peserta didik.
Pelaksanaan tadarusan dilakukan dalam beberapa kelompok kecil agar setiap siswa dapat memperoleh kesempatan membaca dan mendapatkan bimbingan secara langsung. Para siswa duduk melingkar di dalam mushola sambil membuka mushaf Al-Qur’an masing-masing. Guru pendamping kemudian memperhatikan satu per satu bacaan siswa. Apabila terdapat kesalahan dalam tajwid maupun makhraj huruf, guru akan segera memberikan koreksi. Metode ini dinilai efektif karena siswa dapat langsung memperbaiki kesalahan bacaan mereka.
Salah satu guru pendamping dalam kegiatan tersebut adalah Hj. Nurgayah, S.Pd.I. Ia terlihat aktif berkeliling dari satu kelompok ke kelompok lainnya untuk mendengarkan bacaan siswa. Menurutnya, kegiatan tadarusan sangat penting dilakukan secara rutin agar siswa semakin terbiasa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Ia juga memberikan arahan kepada siswa yang masih mengalami kesulitan dalam membaca. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas bacaan para siswa.
Hj. Nurgayah juga menegaskan bahwa kegiatan membaca Al-Qur’an secara berkelompok memiliki banyak manfaat. “Dengan berkelompok, siswa bisa saling mendengarkan dan saling mengoreksi bacaan temannya,” ujarnya saat memberikan arahan kepada siswa. Ia menambahkan bahwa metode ini dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab dalam belajar. Para siswa pun menjadi lebih percaya diri ketika membaca di hadapan teman-temannya. Hal tersebut membuat proses belajar menjadi lebih interaktif.
Selain memberikan bimbingan langsung, para guru juga memotivasi siswa agar lebih rajin membaca Al-Qur’an di luar kegiatan sekolah. Mereka berharap kegiatan tadarusan tidak hanya dilakukan di lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi kebiasaan di rumah. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai. Beberapa di antara mereka bahkan meminta guru untuk kembali mengoreksi bacaan mereka agar semakin baik.
Kegiatan tadarusan ini juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membangun budaya religius di lingkungan sekolah. Dengan adanya kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya mendapatkan ilmu akademik, tetapi juga penguatan nilai spiritual. Para guru menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi perkembangan karakter siswa. Kebiasaan membaca Al-Qur’an secara rutin diharapkan dapat membentuk generasi yang berakhlak mulia.
Para siswa mengaku senang mengikuti kegiatan tadarusan bersama teman-teman mereka. Selain dapat belajar membaca Al-Qur’an dengan lebih baik, mereka juga merasa suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. Interaksi antar siswa dalam kelompok juga membuat mereka saling membantu satu sama lain. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an tetapi juga mempererat hubungan persahabatan di antara mereka.
Pihak madrasah berharap kegiatan tadarusan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Program pembinaan keagamaan menjadi salah satu prioritas di MAN 1 Muaro Jambi. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Madrasah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan bagi seluruh siswa. Dengan demikian, MAN 1 Muaro Jambi dapat mencetak generasi yang berilmu sekaligus berakhlak baik.
|
10x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...