
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Hari ini, Jumat (06/03), menjadi hari terakhir kegiatan belajar mengajar (KBM) di MAN 1 Muaro Jambi sebelum memasuki masa libur Idul Fitri. Meskipun merupakan hari terakhir sebelum libur panjang, kegiatan belajar tetap berjalan seperti biasanya. Para siswa mengikuti pelajaran sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pihak madrasah. Namun, terdapat sedikit perubahan pada durasi waktu pembelajaran di setiap mata pelajaran. Hal ini dilakukan sebagai penyesuaian jadwal menjelang kegiatan berikutnya.
Pada hari tersebut, waktu belajar yang biasanya berlangsung selama 45 menit per jam pelajaran dipersingkat menjadi 25 menit. Kebijakan ini diambil agar seluruh rangkaian pembelajaran tetap dapat berlangsung dengan efektif. Meskipun waktu lebih singkat, para guru tetap berusaha menyampaikan materi dengan maksimal. Siswa pun terlihat tetap fokus mengikuti kegiatan belajar di kelas. Proses pembelajaran berjalan tertib dan kondusif hingga akhir jam pelajaran.
Pihak madrasah menjelaskan bahwa perubahan waktu belajar ini merupakan bagian dari penyesuaian menjelang kegiatan keagamaan yang akan dilaksanakan pada minggu berikutnya. Kegiatan tersebut akan berfokus pada penguatan moderasi beragama bagi para siswa. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih bermakna. Para siswa diharapkan dapat memahami nilai-nilai toleransi dan kebersamaan melalui kegiatan tersebut.
Selain itu, berbagai kegiatan keagamaan juga telah disiapkan untuk mengisi waktu para siswa. Salah satunya adalah kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sekitar. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial di kalangan siswa. Para siswa nantinya akan terlibat langsung dalam proses pembagian takjil kepada masyarakat. Dengan demikian, mereka dapat belajar tentang pentingnya berbagi dengan sesama.
Selain berbagi takjil, siswa juga akan melaksanakan kegiatan tadarusan Al-Qur’an secara bersama-sama. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama beberapa hari selama program moderasi beragama berlangsung. Para guru akan mendampingi siswa dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan siswa terhadap kitab suci Al-Qur’an. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat nilai spiritual di kalangan siswa.
Program lain yang tidak kalah penting adalah pembelajaran tentang penyelenggaraan jenazah. Kegiatan ini akan memberikan pengetahuan praktis kepada siswa mengenai tata cara mengurus jenazah sesuai dengan syariat Islam. Materi tersebut dianggap penting agar siswa memiliki bekal pengetahuan keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Guru akan memberikan penjelasan sekaligus praktik langsung kepada siswa. Dengan demikian, siswa dapat memahami prosesnya secara lebih mendalam.
Para siswa menyambut baik berbagai kegiatan yang telah direncanakan oleh pihak madrasah tersebut. Mereka mengaku antusias mengikuti program keagamaan yang berbeda dari kegiatan belajar biasa di kelas. Bagi mereka, kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru yang bermanfaat. Selain menambah pengetahuan, mereka juga dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Pihak madrasah berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter siswa. Program moderasi beragama diharapkan mampu membentuk sikap toleran, peduli, dan religius pada diri siswa. Dengan demikian, siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia.
|
12x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...