
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Menjelang pelaksanaan Ujian Madrasah yang dijadwalkan pada pekan pertama April, tepatnya tanggal 6 April 2026, pihak MAN 1 Muaro Jambi mulai mematangkan berbagai persiapan. Ketua Panitia Ujian Madrasah, Ahmad Said Akbar, mengingatkan seluruh guru untuk memastikan kesiapan soal. Ia menekankan pentingnya pengecekan ulang unggahan soal dalam sistem. Hal ini dilakukan untuk menghindari kendala teknis saat pelaksanaan ujian. Persiapan ini melibatkan seluruh guru mata pelajaran.
Ahmad Said Akbar menyampaikan bahwa ujian akan menggunakan aplikasi E-Learning Madrasah. Ia menjelaskan bahwa platform tersebut menjadi sarana utama dalam pelaksanaan ujian berbasis digital. “Kami meminta semua guru memastikan soal sudah terunggah dengan benar,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan panitia dalam menjaga kualitas pelaksanaan ujian. Sistem ini dinilai lebih efektif dan efisien.
E-Learning Madrasah merupakan aplikasi berbasis web dan mobile yang dikembangkan oleh Kementerian Agama RI. Platform ini dirancang untuk mendukung pembelajaran daring maupun hibrid. Guru dan siswa dapat berinteraksi secara langsung melalui sistem tersebut. Selain itu, fitur ujian juga tersedia secara terintegrasi. Hal ini memudahkan proses evaluasi pembelajaran.
Dalam pelaksanaan ujian nanti, jumlah soal telah ditentukan sesuai rumpun mata pelajaran. Untuk rumpun MIPA, jumlah soal sebanyak 40 butir. Sementara itu, rumpun Bahasa dan Sosial terdiri dari 50 soal. Ketentuan ini telah disesuaikan dengan standar kurikulum. Guru diharapkan memahami ketentuan tersebut dengan baik.
Jadwal ujian juga telah disosialisasikan kepada seluruh guru. Informasi tersebut disampaikan melalui rapat dan media komunikasi internal. Hal ini bertujuan agar semua pihak dapat mempersiapkan diri dengan baik. Tidak hanya guru, siswa juga telah diberi arahan. Dengan demikian, pelaksanaan ujian diharapkan berjalan lancar.
Ahmad Said Akbar juga menegaskan pentingnya koordinasi antar guru. Ia secara tidak langsung mengingatkan bahwa kelalaian kecil dapat berdampak besar. Oleh karena itu, setiap guru diminta bertanggung jawab terhadap tugasnya. Hal ini menjadi bagian dari profesionalisme pendidik. Koordinasi menjadi kunci keberhasilan.
Para guru menyambut baik arahan tersebut. Mereka menyatakan kesiapan dalam menghadapi ujian berbasis digital. Beberapa guru juga mengaku telah terbiasa menggunakan aplikasi tersebut. Hal ini menunjukkan kesiapan sumber daya manusia. Dengan demikian, pelaksanaan ujian diharapkan tanpa hambatan.
Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, MAN 1 Muaro Jambi optimis pelaksanaan Ujian Madrasah berjalan sukses. Penggunaan teknologi menjadi langkah maju dalam dunia pendidikan. Ujian tidak hanya mengukur pengetahuan, tetapi juga kesiapan digital siswa. Pihak madrasah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini menjadi komitmen bersama.
|
9x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...