
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi)- Kegiatan Salat Dhuha kembali dilaksanakan oleh seluruh siswa sebelum memulai kegiatan belajar mengajar. Kegiatan ini dilakukan di pendopo madrasah dengan pengawasan langsung dari wali kelas masing-masing. Para siswa terlihat tertib mengikuti rangkaian ibadah tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan yang rutin dilakukan di madrasah. Tujuannya adalah untuk membentuk karakter religius siswa.
Sebelum masuk ke kelas, siswa diarahkan untuk berkumpul di pendopo. Mereka kemudian melaksanakan Salat Dhuha secara berjamaah. Guru memastikan seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan khusyuk. Suasana menjadi tenang dan penuh kekhidmatan. Hal ini memberikan dampak positif terhadap kesiapan belajar siswa.
Wali kelas berperan aktif dalam mengawasi jalannya kegiatan. Mereka memastikan tidak ada siswa yang meninggalkan kegiatan tanpa alasan. Salah satu wali kelas mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting. “Salat Dhuha menjadi sarana pembentukan karakter siswa,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai lebih dari sekadar rutinitas.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan siswa. Dengan datang lebih awal, siswa belajar mengatur waktu dengan baik. Selain itu, mereka juga belajar mematuhi aturan yang berlaku. Disiplin menjadi salah satu nilai utama yang ingin ditanamkan. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan karakter di madrasah.
Selain kedisiplinan, kegiatan ini juga memiliki nilai spiritual yang tinggi. Salat Dhuha diyakini dapat memberikan ketenangan hati. Dengan hati yang tenang, siswa dapat lebih fokus dalam belajar. Hal ini berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, madrasah terus mempertahankan kegiatan ini.
Pihak madrasah berharap kegiatan ini dapat menjadi kebiasaan positif bagi siswa. Tidak hanya di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan ini diharapkan membentuk pribadi yang religius dan bertanggung jawab. Guru terus memberikan motivasi kepada siswa. Hal ini dilakukan agar siswa menjalankan kegiatan dengan kesadaran sendiri.
Beberapa siswa mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Mereka merasa lebih tenang sebelum memulai pelajaran. Salah satu siswa mengatakan bahwa Salat Dhuha membuatnya lebih semangat belajar. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak positif. Respon siswa menjadi indikator keberhasilan program.
Dengan kembali dilaksanakannya Salat Dhuha, madrasah menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa. Kegiatan ini tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga edukatif. Semua pihak mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berjalan secara konsisten. Dengan demikian, tujuan pembentukan karakter dapat tercapai dengan baik.
|
29x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...