
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Pagi itu terasa berbeda di lingkungan madrasah ketika sejumlah siswa berseragam pramuka berdiri rapi dengan wajah penuh semangat pada Selasa (29/04). Mereka bersiap mengikuti pelepasan menuju ajang Temu Lomba Penegak Pandega (TLTD) yang akan digelar dalam beberapa hari ke depan. Didampingi Pembina Pramuka, Tia Siti Wirya, S.Pd.,Gr, serta Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Siti Fatimah, S.Pd.,Gr, suasana pelepasan berlangsung khidmat. Sorot mata para peserta menunjukkan kesiapan sekaligus harapan besar. Momen ini menjadi langkah awal perjalanan mereka membawa nama baik madrasah.
Kegiatan TLTD sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 30 April hingga 3 Mei 2026. Lokasi kegiatan berada di Bumi Perkemahan DKC Muaro Jambi, Sengeti, tepatnya di kawasan perkantoran Bukit Cinto Kenang. Tempat tersebut dikenal sebagai pusat kegiatan pramuka yang sering menjadi tuan rumah berbagai perlombaan. Ajang ini akan mempertemukan peserta dari berbagai sekolah. Mereka akan bersaing sekaligus belajar dalam suasana kebersamaan.
Dalam kesempatan itu, Siti Fatimah menyampaikan pesan yang sederhana namun penuh makna. Ia berbicara langsung kepada peserta dengan nada hangat dan penuh perhatian. “Jaga kekompakan, jangan egois, dan saling membantu satu sama lain,” tuturnya. Ia juga mengingatkan agar peserta menjalankan lomba dengan sebaik mungkin. Harapannya jelas, yakni agar mereka mampu meraih kemenangan sekaligus pengalaman berharga.
Pesan tersebut tidak hanya menjadi sekadar nasihat, tetapi juga dorongan moral bagi peserta. Secara tidak langsung, Fatimah ingin menanamkan nilai kebersamaan yang menjadi inti dari kegiatan pramuka. Ia menilai bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu. Namun, kerja sama tim justru menjadi faktor utama. Nilai inilah yang diharapkan terus melekat pada diri peserta.
Pembina Pramuka, Tia Siti Wirya, juga tampak memberikan perhatian khusus kepada anak didiknya. Ia menyampaikan bahwa peserta yang berangkat adalah mereka yang telah berlatih dengan sungguh-sungguh. Ia percaya bahwa usaha yang telah dilakukan tidak akan sia-sia. Keyakinan tersebut menambah rasa percaya diri para peserta. Dukungan dari pembina menjadi energi tambahan bagi mereka.
Di sisi lain, para peserta mengaku siap menghadapi tantangan yang akan mereka temui. Salah satu siswa menyampaikan bahwa mereka telah melakukan berbagai persiapan. Ia mengatakan bahwa timnya akan berusaha tampil maksimal. Meskipun merasa sedikit gugup, semangat mereka tetap tinggi. Hal ini menunjukkan kesiapan mental yang cukup kuat.
Suasana pelepasan semakin terasa hangat dengan kehadiran guru dan siswa lainnya. Mereka memberikan doa dan dukungan sebagai bentuk kebersamaan. Beberapa terlihat melambaikan tangan saat peserta bersiap berangkat. Momen ini menjadi bukti kuatnya rasa solidaritas di lingkungan madrasah. Kebersamaan tersebut menjadi bekal penting bagi peserta.
Kini, langkah para peserta telah dimulai menuju ajang TLTD 2026. Harapan besar disematkan agar mereka dapat membawa pulang prestasi. Namun lebih dari itu, pengalaman dan nilai yang didapat menjadi hal yang tidak kalah penting. Ajang ini menjadi ruang belajar yang nyata bagi mereka. Semangat, kerja sama, dan kepercayaan diri menjadi kunci perjalanan mereka.
|
28x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...