
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Perwakilan guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Muaro Jambi yang dipimpin oleh waka kehumasan Hj. Nurgayah melakukan takziah ke rumah mertua Amri di daerah Teluk Kuali. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian keluarga besar MAN 1 Muaro Jambi terhadap salah satu guru yang sedang berduka. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh keluarga yang ditinggalkan. Suasana haru dan penuh kekeluargaan terasa selama kegiatan berlangsung. Takziah menjadi sarana mempererat hubungan antarpegawai di lingkungan madrasah.
Amri diketahui merupakan guru PPPK yang mulai bertugas di MAN 1 Muaro Jambi sejak tahun 2024. Meski tergolong guru baru, ia telah menjadi bagian penting dari keluarga besar madrasah tersebut. Rekan-rekan kerja menunjukkan kepedulian tanpa membedakan status senior maupun junior. Kebersamaan yang terjalin selama ini terlihat dari kekompakan para guru saat hadir memberikan dukungan moral. Hal itu menjadi bukti kuatnya rasa persaudaraan di lingkungan sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Nurgayah menjelaskan bahwa kegiatan takziah memiliki banyak manfaat sosial dan spiritual. Menurutnya, kehadiran rekan kerja dapat membantu meringankan kesedihan keluarga yang sedang tertimpa musibah. “Bertakziah bertujuan memberikan dukungan moral, doa, dan kenyamanan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan seperti ini dapat mempererat silaturahmi antar sesama. Nilai kebersamaan menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain menyampaikan doa, rombongan MAN 1 Muaro Jambi juga memberikan semangat kepada keluarga almarhum agar tetap tabah menghadapi cobaan. Para guru secara bergantian menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada keluarga. Mereka berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Kehadiran rombongan dinilai memberikan ketenangan tersendiri bagi pihak keluarga. Sikap empati tersebut mencerminkan nilai kemanusiaan yang tinggi.
Nurgayah menambahkan bahwa budaya saling peduli harus terus dijaga di lingkungan pendidikan. Ia mengatakan hubungan antarpegawai tidak hanya sebatas rekan kerja, melainkan juga keluarga besar yang saling mendukung. Pernyataan itu menunjukkan pentingnya membangun solidaritas di lingkungan madrasah. Menurutnya, kebersamaan akan menciptakan suasana kerja yang harmonis dan nyaman. Nilai-nilai tersebut terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di MAN 1 Muaro Jambi.
Sementara itu, beberapa guru yang hadir mengaku merasa terpanggil untuk datang memberikan dukungan kepada Amri dan keluarganya. Mereka menilai kehadiran secara langsung jauh lebih bermakna dibandingkan hanya menyampaikan ucapan melalui pesan singkat. Salah seorang guru mengatakan bahwa kebersamaan di saat duka menjadi bentuk perhatian yang sangat penting. Hal tersebut menunjukkan adanya hubungan emosional yang kuat antarpegawai. Kegiatan berlangsung dengan penuh rasa hormat dan kekeluargaan.
Takziah juga diisi dengan pembacaan doa bersama untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan. Suasana hening menyelimuti rumah duka ketika doa dipanjatkan secara bersama-sama. Para guru berharap keluarga diberikan kesabaran serta ketabahan menghadapi ujian tersebut. Kegiatan keagamaan seperti ini dinilai mampu memberikan ketenangan batin bagi semua pihak. Doa bersama menjadi penutup kegiatan takziah pada hari itu.
Dengan adanya kegiatan tersebut, keluarga besar MAN 1 Muaro Jambi kembali menunjukkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial yang tinggi. Tradisi saling mengunjungi saat ada musibah terus dijaga sebagai bentuk kebersamaan antarpegawai. Kehadiran para guru dan tenaga kependidikan memberikan kesan mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Sikap peduli seperti ini diharapkan terus tumbuh dalam lingkungan pendidikan. Kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan.
|
29x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...