
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Suasana gembira menyelimuti lingkungan MAN 1 Muaro Jambi saat para guru melaksanakan panen perdana tanaman terong pada Rabu (10/06). Tanaman tersebut merupakan hasil program kokurikuler yang dijalankan oleh siswa kelas X. Setelah melalui proses perawatan selama beberapa bulan, tanaman akhirnya menghasilkan buah yang siap dipanen. Kegiatan ini menjadi bukti keberhasilan pembelajaran berbasis praktik yang diterapkan di madrasah. Hasil panen juga mendapat apresiasi dari para guru.
Program penanaman terong dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan kokurikuler siswa kelas X. Selama proses budidaya, siswa terlibat secara langsung dalam berbagai tahapan penanaman. Mereka belajar menyiapkan media tanam, melakukan penyiraman, serta merawat tanaman secara rutin. Kegiatan tersebut dilakukan dengan pendampingan guru pembina. Dengan demikian, siswa memperoleh pengalaman belajar yang nyata.
Saat panen berlangsung, para guru bersama siswa memetik terong yang telah matang. Buah yang dipanen terlihat segar dan memiliki kualitas yang baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa proses perawatan dilakukan dengan benar. Para siswa tampak bangga melihat hasil kerja keras mereka selama ini. Momen panen pun menjadi pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta.
Hj. Nurgayah, S.Pd.I menjelaskan bahwa tanaman terong tersebut merupakan hasil dari program kokurikuler yang telah direncanakan sebelumnya. “Tanaman terong yang dihasilkan merupakan program kokurikuler yang bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa,” ujarnya. Menurutnya, kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan peserta didik. Selain itu, siswa juga belajar bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Program tersebut dinilai sangat bermanfaat.
Koordinator kokurikuler kelas X, Gading Romadon, S.Kom, menyampaikan bahwa keberhasilan panen merupakan hasil kerja sama seluruh pihak. Ia mengatakan bahwa siswa menunjukkan semangat yang tinggi sejak awal penanaman. Mereka menjalankan setiap tahapan kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Pendampingan guru juga membantu siswa memahami teknik budidaya yang baik. Karena itu, hasil panen dapat diperoleh sesuai harapan.
Kegiatan kokurikuler ini tidak hanya berfokus pada hasil panen semata. Lebih dari itu, siswa diajarkan berbagai nilai positif yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Mereka belajar disiplin, kerja keras, dan pentingnya menjaga lingkungan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan madrasah. Oleh sebab itu, program ini memiliki manfaat yang luas.
Pihak madrasah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang. Berbagai jenis tanaman produktif direncanakan untuk dibudidayakan oleh siswa. Dengan demikian, pengalaman belajar peserta didik akan semakin beragam. Program ini juga dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang asri dan produktif. Dukungan seluruh warga madrasah sangat diperlukan untuk keberlanjutannya.
Panen perdana terong menjadi salah satu capaian membanggakan bagi MAN 1 Muaro Jambi. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Melalui kegiatan praktik, siswa dapat mengembangkan keterampilan sekaligus karakter positif. Hasil panen yang diperoleh menjadi bukti nyata dari proses belajar yang telah dijalani. Madrasah berharap kegiatan ini terus memberikan manfaat bagi peserta didik di masa depan.
|
28x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...