
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Upacara bendera yang dilaksanakan di lapangan MAN 1 Muaro Jambi pada Senin (20/07) berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa sebagai agenda rutin setiap awal pekan sekaligus menandai dimulainya kegiatan belajar mengajar yang telah berjalan efektif pada tahun pelajaran 2026/2027. Petugas upacara pada kesempatan itu merupakan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Paskibraka dan Pramuka. Mereka melaksanakan setiap rangkaian tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga seluruh prosesi berlangsung lancar dari awal hingga akhir. Upacara menjadi momentum untuk memperkuat karakter disiplin, nasionalisme, dan tanggung jawab seluruh warga madrasah.
Suasana lapangan madrasah sejak pagi telah dipenuhi peserta upacara yang mengenakan seragam lengkap sesuai ketentuan. Barisan siswa tampak tersusun rapi mengikuti setiap instruksi dari pemimpin upacara. Petugas pengibar bendera menjalankan tugasnya dengan percaya diri sehingga prosesi pengibaran Sang Merah Putih berlangsung tanpa hambatan. Seluruh peserta mengikuti pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta doa penutup dengan penuh khidmat. Kekompakan antara petugas dan peserta mencerminkan hasil pembinaan karakter yang terus dilakukan oleh madrasah.
Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Suratno, S.Pd., M.Pd., menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh peserta didik. Dalam amanatnya, beliau mengingatkan agar siswa lebih menghargai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah diberikan pemerintah. Ia menilai masih terdapat siswa yang kurang bijaksana dalam memanfaatkan makanan yang diterima. "Makanan yang kita peroleh adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan peserta didik. Jangan hanya mengambil buahnya atau membiarkan makanan tidak dimakan, tetapi habiskan sebagai bentuk rasa syukur," tegas Suratno di hadapan seluruh peserta upacara. Pesan tersebut disampaikan agar siswa semakin memahami pentingnya menghargai setiap rezeki yang diterima.
Menurut Suratno, program MBG memiliki tujuan yang sangat baik untuk menunjang kesehatan, meningkatkan konsentrasi belajar, dan memenuhi kebutuhan gizi peserta didik selama berada di lingkungan madrasah. Namun, berdasarkan pengamatan beberapa hari terakhir masih ditemukan paket makanan yang tidak dikonsumsi secara utuh. Kondisi tersebut menjadi perhatian pihak madrasah karena tidak sejalan dengan tujuan program yang telah dicanangkan pemerintah. Ia berharap seluruh siswa mampu mengubah kebiasaan tersebut menjadi perilaku yang lebih bertanggung jawab. Dengan demikian, manfaat program MBG dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh peserta didik.
Selain membahas Program Makan Bergizi Gratis, Suratno juga mengingatkan bahwa pekan ini merupakan awal pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara efektif. Ia meminta seluruh siswa untuk meningkatkan semangat belajar serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai kegiatan akademik selama satu semester. Secara tidak langsung, beliau menegaskan bahwa keberhasilan belajar tidak hanya bergantung pada kemampuan intelektual, tetapi juga pada kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemauan untuk terus berkembang. Para siswa diharapkan mampu memanfaatkan setiap kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya. Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam mengawali tahun pelajaran baru.
Upacara bendera juga menjadi sarana bagi madrasah untuk menyampaikan berbagai informasi dan pembinaan karakter kepada seluruh warga sekolah secara bersamaan. Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, serta kepedulian terhadap sesama terus ditanamkan secara berkesinambungan. Para guru turut memberikan teladan dengan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib. Kehadiran mereka menjadi contoh nyata bagi siswa tentang pentingnya menghormati simbol negara dan mematuhi aturan yang berlaku. Suasana tersebut menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan penuh keteladanan.
Seluruh peserta mengikuti amanat pembina upacara dengan penuh perhatian hingga kegiatan selesai. Beberapa guru menyampaikan bahwa pesan mengenai pentingnya menghargai makanan perlu terus disosialisasikan agar menjadi kebiasaan positif di kalangan siswa. Secara tidak langsung, madrasah berupaya menanamkan nilai syukur dan kepedulian terhadap lingkungan melalui hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab, disiplin, dan berakhlak mulia. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang terus dikembangkan di MAN 1 Muaro Jambi.
Kegiatan upacara diakhiri dengan suasana yang tertib sebelum seluruh peserta kembali ke ruang kelas untuk mengikuti proses pembelajaran sesuai jadwal. Madrasah berharap pesan-pesan yang telah disampaikan dapat menjadi motivasi bagi siswa dalam menjalani tahun pelajaran 2026/2027. Selain meningkatkan prestasi akademik, peserta didik juga diharapkan mampu menunjukkan sikap disiplin, rasa syukur, dan kepedulian terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari. Semangat kebersamaan antara guru, tenaga kependidikan, dan siswa menjadi modal penting dalam mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman dan berkualitas. Dengan komitmen tersebut, MAN 1 Muaro Jambi terus berupaya melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
|
23x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...