
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Upacara bendera yang berlangsung pada Senin (03/08) di halaman MAN 1 Muaro Jambi menjadi momentum penting dalam memperkuat pendidikan karakter bagi seluruh peserta didik. Bertindak sebagai pembina upacara, Hj. Nurgayah, S.Pd.I., menyampaikan amanat yang mengajak seluruh siswa untuk menjadi pribadi yang hebat, berakhlak mulia, dan berprestasi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Madrasah Jurmalis, S.Pd., M.M., seluruh wakil kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik. Pelaksanaan upacara berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat sejak awal hingga berakhirnya kegiatan. Suasana yang kondusif mencerminkan semangat kebersamaan seluruh warga madrasah dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
"Terima kasih kepada siswa kelas XII B yang telah melaksanakan tugas sebagai petugas upacara dengan sangat baik, penuh tanggung jawab, dan menunjukkan kekompakan yang luar biasa," ujar Hj. Nurgayah saat mengawali amanatnya. Ia mengatakan bahwa keberhasilan pelaksanaan upacara merupakan hasil latihan yang serius dan kerja sama seluruh anggota tim. Menurutnya, setiap petugas telah menjalankan perannya dengan disiplin sehingga rangkaian kegiatan berlangsung tanpa hambatan. Ia berharap penampilan tersebut dapat menjadi contoh bagi kelas lain yang akan mendapatkan giliran bertugas pada pekan-pekan berikutnya. Ucapan apresiasi itu disambut tepuk tangan oleh seluruh peserta upacara.
Mengawali inti amanatnya, Hj. Nurgayah mengingatkan bahwa menjadi siswa hebat tidak hanya diukur dari nilai akademik semata. "Siswa hebat adalah siswa yang mampu menyeimbangkan kecerdasan, akhlak yang baik, kedisiplinan, dan semangat belajar dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan seseorang akan lebih bermakna apabila didukung oleh karakter yang kuat. Menurutnya, ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan sikap santun, kejujuran, dan rasa tanggung jawab. Karena itu, peserta didik diminta terus membangun kebiasaan positif sejak berada di bangku madrasah.
Dalam amanatnya, pembina upacara juga menekankan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam membentuk pribadi yang sukses. Ia mengajak seluruh peserta didik untuk membiasakan datang tepat waktu, menaati tata tertib madrasah, serta mengatur waktu belajar dan istirahat secara seimbang. Secara tidak langsung, Hj. Nurgayah menjelaskan bahwa kebiasaan sederhana seperti bangun pagi dan mempersiapkan diri sebelum berangkat ke madrasah akan melatih tanggung jawab sejak dini. Kebiasaan tersebut akan menjadi bekal ketika peserta didik menghadapi tantangan di masa depan. Peserta upacara tampak menyimak setiap pesan yang disampaikan dengan penuh perhatian.
Selain disiplin, Hj. Nurgayah mengajak seluruh peserta didik untuk selalu menjunjung tinggi kejujuran dalam setiap tindakan. "Jangan pernah membiasakan diri mencontek dan jangan takut berkata benar, karena kejujuran adalah cerminan akhlak seorang pelajar," pesannya. Ia menegaskan bahwa setiap tugas harus diselesaikan dengan usaha sendiri agar ilmu yang diperoleh benar-benar memberikan manfaat. Menurutnya, rasa tanggung jawab akan tumbuh apabila peserta didik terbiasa bersikap jujur dalam setiap kesempatan. Nilai tersebut harus diterapkan baik di lingkungan madrasah maupun di tengah kehidupan bermasyarakat.
Pada kesempatan itu, pembina upacara juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan budaya gemar belajar. Ia berharap seluruh peserta didik memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, aktif bertanya, serta terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Secara tidak langsung, ia menyampaikan bahwa kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana belajar, bukan sekadar hiburan. Dengan semangat belajar yang tinggi, peserta didik diyakini mampu meraih prestasi di berbagai bidang. Madrasah pun akan terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki.
Hj. Nurgayah turut mengajak peserta didik untuk menjaga akhlak mulia, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperhatikan kesehatan. "Hormatilah guru dan orang tua, rajin beribadah, peduli terhadap sesama, serta jangan lupa menjaga kesehatan dengan berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan belajar tidak akan tercapai apabila kondisi fisik dan mental tidak terjaga dengan baik. Oleh sebab itu, keseimbangan antara ibadah, belajar, dan menjaga kesehatan menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang pelajar. Pesan tersebut menjadi penutup amanat yang penuh makna.
Upacara bendera pagi itu berakhir dengan tertib dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Kehadiran Kepala Madrasah Jurmalis, S.Pd., M.M., seluruh wakil kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan menunjukkan komitmen bersama dalam membina karakter peserta didik. Amanat yang disampaikan Hj. Nurgayah, S.Pd.I. diharapkan mampu menjadi motivasi agar seluruh siswa terus meningkatkan kedisiplinan, kejujuran, semangat belajar, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Melalui pembiasaan nilai-nilai tersebut, MAN 1 Muaro Jambi optimistis dapat melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. Semangat menjadi siswa hebat pun diharapkan terus tumbuh dalam diri setiap peserta didik sebagai budaya yang melekat di lingkungan madrasah.
|
21x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...