
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Jumat, 7 Agustus 2026, kegiatan Kepramukaan di MAN 1 Muaro Jambi berlangsung sesuai jadwal. Para siswa mengikuti latihan berdasarkan jenjang dan ketentuan yang telah ditetapkan. Siswa kelas X diwajibkan mengikuti kegiatan Kepramukaan. Sementara itu, siswa kelas XI dan XII yang tergabung sebagai Penegak Bantara mengikuti kegiatan sesuai program. Siswa kelas XI dan XII yang tidak mengikuti kegiatan Pramuka diarahkan untuk melaksanakan kegiatan olahraga.
“Kepramukaan untuk siswa kelas X merupakan kegiatan yang wajib diikuti,” kata Waka Kesiswaan MAN 1 Muaro Jambi, Siti Fatimah, S.Pd. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan siswa di madrasah. Untuk kelas XI dan XII, kegiatan diperuntukkan bagi siswa yang telah mengikuti jenjang Penegak Bantara. Adapun siswa yang tidak mengikuti Kepramukaan tetap mendapatkan kegiatan melalui olahraga. Pembagian tersebut dilakukan agar waktu siswa tetap digunakan untuk kegiatan yang positif.
Latihan kali ini dipusatkan pada dua materi utama. Pembina Kepramukaan Putri, Tia Siwi Wirya, S.Pd., Gr., mengatakan bahwa peserta mendapatkan latihan LKBB dan semaphore. Kedua materi tersebut memiliki karakter yang berbeda. LKBB lebih menekankan pada kedisiplinan gerak dan kekompakan. Semaphore berkaitan dengan kemampuan menyampaikan informasi menggunakan kode gerakan.
“Anak-anak perlu memahami teori sekaligus mempraktikkannya,” ujar Tia Siwi Wirya. Menurutnya, latihan secara langsung membuat siswa lebih mudah memahami materi. Dalam latihan LKBB, siswa harus mengikuti aba-aba dengan tepat. Setiap anggota juga harus menjaga kekompakan dalam kelompok. Hal tersebut menjadi latihan untuk membangun kedisiplinan dan kerja sama.
Latihan semaphore juga membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Siswa mempelajari cara menggunakan gerakan tertentu untuk menyampaikan pesan. Mereka harus memperhatikan kode yang diberikan oleh anggota lainnya. Ketelitian menjadi salah satu hal yang sangat dibutuhkan. Kesalahan dalam membaca kode dapat membuat pesan yang disampaikan menjadi berbeda. Karena itu, latihan dilakukan secara bertahap agar siswa semakin terbiasa.
Kegiatan latihan dipandu oleh Sutina, S.Psi. Pelatih tersebut merupakan alumni MAN 1 Muaro Jambi. Setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah, Sutina melanjutkan pendidikan di bidang Psikologi Universitas Jambi. Pengalamannya sebagai alumni menjadi nilai tambah dalam kegiatan latihan. Ia dapat memberikan pengalaman dan motivasi kepada siswa yang saat ini masih menempuh pendidikan di MAN 1 Muaro Jambi.
Kegiatan LKBB memiliki hubungan erat dengan pembentukan karakter. Siswa belajar mematuhi aturan dan mengikuti aba-aba. Mereka juga belajar menghargai peran setiap anggota kelompok. Kekompakan menjadi bagian penting karena latihan dilakukan secara bersama-sama. Setiap siswa memiliki tanggung jawab terhadap gerakan kelompok. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat membentuk sikap disiplin yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, semaphore memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi. Siswa belajar menyampaikan pesan dengan cara yang berbeda. Mereka juga belajar bekerja sama dan berkonsentrasi. Perpaduan LKBB dan semaphore membuat latihan menjadi lebih variatif. MAN 1 Muaro Jambi terus memanfaatkan kegiatan Kepramukaan sebagai ruang pembinaan karakter dan keterampilan siswa. Melalui latihan yang terjadwal dan terarah, siswa diharapkan semakin disiplin, kompak, bertanggung jawab, serta memiliki keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.
|
23x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...