
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Siswa kelas XII D MAN 1 Muaro Jambi mengikuti kegiatan prakarya bertemakan kuliner, Selasa (11/08). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam suasana penuh antusias dan kekompakan. Guru mata pelajaran Prakarya, Tia Siti Wirya, S.Pd., Gr., turut memberikan pendampingan selama proses kegiatan. Siswa dibagi menjadi lima kelompok untuk mengerjakan kreasi kuliner yang berbeda. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus belajar bekerja sama dalam menghasilkan produk makanan.
“Belajar prakarya bertemakan kuliner sangat seru karena kami bisa memadukan kreativitas memasak, kerja sama tim, dan pengalaman mencicipi langsung hasil karya,” ungkap Verdy, salah satu siswa kelas XII D. Ia merasa kegiatan praktik membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Menurutnya, siswa tidak hanya mendapatkan materi secara teori. Mereka juga dapat langsung mencoba membuat dan mengembangkan produk kuliner. Pengalaman tersebut membuat siswa lebih mudah memahami proses pembelajaran yang diberikan.
Dalam kegiatan tersebut, guru membagi siswa kelas XII D menjadi lima kelompok. Masing-masing kelompok terdiri atas empat siswa. Setiap kelompok memperoleh tugas membuat kreasi kuliner yang berbeda. Beberapa di antaranya membuat kreasi berbahan dasar pisang, es teller, dan roti goreng. Pembagian tugas dilakukan agar setiap anggota kelompok dapat berperan aktif. Siswa juga belajar mengatur pekerjaan agar proses pembuatan makanan berjalan dengan baik.
Guru mata pelajaran Prakarya, Tia Siti Wirya, S.Pd., Gr., memberikan pendampingan kepada setiap kelompok. Ia mengarahkan siswa agar memperhatikan proses pembuatan makanan. Kebersihan bahan dan peralatan juga menjadi bagian penting dalam kegiatan. Siswa didorong untuk berkreasi tanpa mengabaikan ketelitian. Pendampingan guru membuat siswa lebih percaya diri dalam menyelesaikan produk yang menjadi tanggung jawab kelompok.
Kegiatan kuliner tersebut tidak hanya berorientasi pada kemampuan memasak. Siswa juga diajak mengeksplorasi rasa dan bentuk makanan. Mereka dapat mencoba membuat, menghias, serta memodifikasi makanan agar tampil lebih menarik. Kreasi makanan dapat memadukan unsur tradisional dan modern. Dari proses tersebut, siswa belajar bahwa sebuah produk makanan membutuhkan kreativitas agar memiliki daya tarik.
Kerja sama menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan. Setiap anggota kelompok mempunyai tugas masing-masing. Ada yang menyiapkan bahan, meracik bumbu, mengolah makanan, hingga menata hasil masakan. Pembagian tugas tersebut melatih siswa untuk saling membantu. Mereka juga belajar bertanggung jawab terhadap tugas yang telah disepakati bersama.
Selain kreativitas dan kerja sama, kegiatan tersebut memberikan pengenalan terhadap jiwa kewirausahaan. Siswa dapat belajar menghitung kebutuhan modal dan memperkirakan harga jual produk. Mereka juga dapat memikirkan bagaimana sebuah produk kuliner dapat dipasarkan. “Kami jadi tahu bahwa membuat makanan tidak hanya soal memasak, tetapi juga bagaimana membuat produk terlihat menarik dan memiliki nilai jual,” kata Verdy. Pembelajaran tersebut memberikan pengalaman sederhana mengenai proses kewirausahaan.
Pada akhir kegiatan, siswa menikmati hasil karya yang telah dibuat bersama. Momen mencicipi menjadi bagian yang ditunggu karena setiap kelompok dapat melihat hasil kerja mereka. Siswa juga dapat memberikan penilaian dan masukan terhadap produk kelompok lain. Suasana kelas menjadi lebih hidup dengan adanya interaksi antarsiswa. Melalui kegiatan prakarya kuliner ini, MAN 1 Muaro Jambi berharap siswa semakin kreatif, mandiri, mampu bekerja sama, dan memiliki pengalaman praktis yang dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
|
44x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...