
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Cuaca pada Senin (24/08) pagi di MAN 1 Muaro Jambi dan sekitarnya kurang membaik. Kabut asap terasa cukup pekat di lingkungan madrasah. Kondisi tersebut membuat jarak pandang menjadi terbatas. Teriknya sinar matahari juga tertutup oleh kabut asap. Meski demikian, pelaksanaan upacara bendera tetap berlangsung dengan khidmat.
Upacara dimulai tepat pukul 07.20 WIB di halaman MAN 1 Muaro Jambi. “Kita tetap melaksanakan upacara dengan tertib, tetapi kesehatan harus menjadi perhatian,” ujar pembina upacara, Drs. Darwin Lubis. Ia menyampaikan bahwa kondisi udara pada pagi itu kurang baik. Menurutnya, siswa dan GTK perlu memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Pesan tersebut disampaikan secara singkat karena kabut asap semakin terasa.
Siswa kelas XII D dipercaya menjadi petugas upacara pada kesempatan tersebut. Muhammad Rizki Ghazali bertugas sebagai pemimpin upacara. Ia menjalankan tugasnya dengan tegas dan penuh tanggung jawab. Seluruh petugas lainnya juga menjalankan peran masing-masing dengan tertib. Persiapan yang dilakukan sebelumnya membuat rangkaian upacara dapat berjalan lancar.
Drs. Darwin Lubis selaku pembina upacara memberikan arahan kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan agar warga madrasah tidak mengabaikan kondisi kesehatan. “Jangan memaksakan diri apabila kondisi tubuh kurang sehat,” pesannya kepada peserta upacara. Ia juga meminta siswa memperhatikan keadaan udara di sekitar mereka. Arahan tersebut menjadi pesan utama dalam upacara pagi itu.
Meskipun berlangsung dalam waktu singkat, upacara tetap memenuhi rangkaian kegiatan yang telah ditetapkan. Pembina upacara tidak menyampaikan amanat terlalu panjang. Hal itu dilakukan karena kondisi kabut asap di halaman madrasah cukup terasa. Para peserta tetap mengikuti kegiatan dengan tertib. Sikap tersebut menunjukkan kedisiplinan seluruh warga MAN 1 Muaro Jambi.
Upacara diikuti oleh siswa dari berbagai kelas. Para guru dan tenaga kependidikan juga hadir sebagai peserta. Mereka berdiri dengan tertib selama kegiatan berlangsung. Kabut asap tidak membuat peserta meninggalkan barisan. Semua mengikuti arahan petugas hingga upacara selesai.
Pelaksanaan upacara tersebut menjadi bentuk komitmen madrasah dalam menjaga kedisiplinan siswa. Tugas sebagai petugas upacara juga menjadi sarana pembentukan karakter. Siswa belajar memimpin, bekerja sama, dan bertanggung jawab. Kelas XII D mampu menunjukkan kesiapan dalam menjalankan amanah tersebut. Kegiatan berjalan dengan tertib meskipun kondisi lingkungan kurang mendukung.
Setelah upacara selesai, warga madrasah kembali melaksanakan kegiatan sesuai jadwal. Kondisi udara tetap menjadi perhatian bersama. Para guru diminta memperhatikan kondisi siswa selama kegiatan pembelajaran. Siswa juga diingatkan untuk menjaga kesehatan selama kabut asap masih terasa. Semangat kedisiplinan tetap dijaga tanpa mengabaikan keselamatan dan kesehatan warga MAN 1 Muaro Jambi.
|
46x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...