
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Kepala Madrasah MAN 1 Muaro Jambi, Jurmalis, S.Pd., M.M., mengumpulkan guru dan tenaga kependidikan setelah pelaksanaan upacara, Senin (24/08/2026). Pertemuan tersebut membahas beberapa poin penting terkait program madrasah. Salah satu agenda utama yang disampaikan adalah persiapan menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia atau OMI Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi perhatian karena melibatkan siswa berprestasi dari berbagai madrasah. MAN 1 Muaro Jambi diharapkan dapat mempersiapkan peserta dengan baik agar mampu memberikan hasil maksimal.
“Guru pendamping harus menyiapkan siswa dengan sebaik-baiknya agar kita dapat memperoleh hasil yang maksimal,” ujar Jurmalis dalam arahannya. Ia menyampaikan bahwa persiapan harus dilakukan sejak awal. Menurutnya, keberhasilan dalam olimpiade membutuhkan pembinaan yang terarah. Guru pengampu diharapkan memberikan pendampingan secara serius. Siswa juga perlu mendapatkan latihan yang sesuai dengan bidang yang akan dilombakan.
Jurmalis menjelaskan bahwa pelaksanaan OMI Tahun 2026 mengacu pada surat Nomor B-152/-/Dt.I.I/HM.01/08/2026 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Pelaksanaan tersebut juga berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6843 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2026. Ketentuan tersebut menjadi pedoman dalam mempersiapkan kegiatan. Madrasah perlu mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Koordinasi antara pimpinan, guru, dan peserta menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.
Dalam arahannya, kepala madrasah menyampaikan pentingnya sosialisasi petunjuk teknis OMI Tahun 2026. Informasi tersebut perlu disampaikan kepada pihak terkait melalui berbagai media. Sosialisasi dapat dilakukan secara luring maupun daring. Langkah tersebut bertujuan agar seluruh pihak memahami mekanisme pelaksanaan olimpiade. Dengan pemahaman yang sama, persiapan diharapkan dapat berjalan lebih terarah.
Selain sosialisasi, madrasah juga perlu melakukan koordinasi dan persiapan teknis. Kepanitiaan khusus dapat dibentuk sesuai kebutuhan pelaksanaan kegiatan. Persiapan tersebut mencakup pembinaan peserta dan pengaturan teknis lainnya. Pengawasan juga perlu dilakukan secara berkala. Hal tersebut bertujuan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Jurmalis juga menyampaikan pentingnya pemantauan selama pelaksanaan OMI. Setiap tahapan perlu diperhatikan agar tidak terjadi pelanggaran terhadap aturan. Selain itu, kanal pengaduan perlu disediakan untuk menangani permasalahan teknis. Pengaduan masyarakat harus dikelola secara baik dan bertanggung jawab. Dengan demikian, berbagai persoalan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti.
Waka Kurikulum MAN 1 Muaro Jambi, Suratno, menjelaskan bidang mata pelajaran yang akan dilombakan. “Ada enam mata pelajaran yang menjadi bidang lomba, yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, dan Geografi terintegrasi,” jelasnya. Seluruh mata pelajaran tersebut memiliki tantangan tersendiri. Guru pengampu diharapkan segera melakukan identifikasi siswa yang memiliki potensi. Pembinaan kemudian dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta.
Enam bidang yang dilombakan meliputi Matematika Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi. Persiapan sejak dini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa. Guru pendamping memiliki peran penting dalam memberikan latihan dan motivasi. Siswa juga perlu membangun kedisiplinan dalam mengikuti pembinaan. Melalui persiapan yang matang, MAN 1 Muaro Jambi optimistis dapat berpartisipasi secara maksimal dalam OMI Tahun 2026.
|
46x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...