
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 1 Muaro Jambi berlangsung dengan lancar pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mushola Assuhada pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Meskipun kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terasa, kegiatan tetap berlangsung dengan tertib. Seluruh rangkaian acara dilaksanakan di dalam mushola sehingga siswa tetap dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman. Suasana peringatan Maulid Nabi berlangsung khidmat dan penuh nuansa keagamaan.
“Anak-anak harus menghormati guru dan orang tua agar mendapatkan keberkahan dalam menuntut ilmu,” pesan Ustadz Muhammad Agus Saputra dalam tausyiahnya. Dai muda yang akrab disapa UMAS tersebut menjadi penceramah dalam kegiatan Maulid Nabi. Ia menyampaikan pesan keagamaan dengan bahasa yang dekat dengan kehidupan siswa. Penyampaian materi juga diselingi gaya komunikasi yang menarik sehingga perhatian siswa tetap terjaga. Para siswa terlihat mengikuti tausyiah dengan antusias hingga kegiatan berakhir.
Kegiatan Maulid Nabi dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Para siswa mengikuti kegiatan dengan tertib di dalam Mushola Assuhada. Guru dan tenaga kependidikan turut mendampingi jalannya kegiatan. Rangkaian acara disusun secara sederhana tetapi tetap memiliki nilai keagamaan. Peringatan tersebut menjadi kesempatan bagi warga madrasah untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Kabut asap yang masih terasa di luar ruangan menjadi salah satu perhatian selama kegiatan berlangsung. Kondisi tersebut membuat pelaksanaan kegiatan dipusatkan di dalam mushola. Langkah itu membantu siswa mengikuti acara tanpa harus banyak melakukan aktivitas di luar ruangan. Pihak madrasah tetap memastikan kegiatan berlangsung dengan tertib. Kondisi lingkungan tidak mengurangi semangat warga madrasah dalam memperingati Maulid Nabi.
Ustadz Muhammad Agus Saputra mampu menghadirkan tausyiah yang mudah diterima oleh siswa. Materi yang disampaikan tidak hanya berisi nasihat keagamaan, tetapi juga berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Cara penyampaiannya membuat suasana menjadi lebih hidup. Siswa tidak hanya duduk mendengarkan secara monoton. Interaksi yang dibangun oleh penceramah membuat pesan yang disampaikan lebih mudah diperhatikan.
Salah satu pesan utama dalam tausyiah adalah pentingnya menghormati guru dan orang tua. Menurut UMAS, keberhasilan seseorang dalam menuntut ilmu tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan. Sikap hormat, sopan, dan berakhlak juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Siswa diingatkan agar menjaga adab kepada guru selama berada di madrasah. Mereka juga diminta untuk menghargai dan menaati orang tua di rumah.
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum bagi siswa untuk meneladani akhlak Rasulullah. Keteladanan tersebut dapat diterapkan melalui sikap jujur, santun, disiplin, dan menghargai orang lain. Nilai-nilai tersebut sangat penting dalam kehidupan siswa. Pendidikan karakter tidak hanya diperoleh melalui pembelajaran di kelas. Kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi juga menjadi sarana untuk memperkuat pembentukan karakter siswa.
Meskipun berlangsung dalam kondisi kabut asap, kegiatan Maulid Nabi di MAN 1 Muaro Jambi dapat terlaksana dengan baik. Seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai dengan tertib. Pihak madrasah berharap pesan yang disampaikan penceramah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat kecintaan siswa kepada Rasulullah SAW. Dengan semangat meneladani Rasulullah, siswa diharapkan menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan menghormati guru serta orang tua.
|
34x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...