
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ MAN 1 Muaro Jambi melaksanakan kegiatan sosialisasi dan uji coba Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) pada Jumat (04/09). Kegiatan tersebut ditujukan kepada seluruh siswa yang akan mengikuti rangkaian persiapan kompetisi. Uji coba dilaksanakan untuk berbagai mata pelajaran yang akan diujikan. Kegiatan menjadi bagian dari persiapan madrasah menghadapi pelaksanaan OMI. Para siswa mengikuti kegiatan dengan memanfaatkan sistem Computer Based Test (CBT).
Penanggung jawab kegiatan OMI MAN 1 Muaro Jambi, Suratno, menjelaskan pentingnya pelaksanaan simulasi sebelum kompetisi resmi. “Uji coba CBT ini bertujuan memastikan kesiapan teknis sekaligus membiasakan siswa menggunakan sistem ujian online,” jelas Suratno. Ia menyampaikan bahwa simulasi diharapkan dapat membantu siswa memahami mekanisme pelaksanaan ujian berbasis komputer. Menurutnya, siswa perlu mendapatkan pengalaman langsung agar lebih siap ketika menghadapi kompetisi sebenarnya. Dengan demikian, potensi kendala teknis maupun kesalahan dalam penggunaan sistem dapat diminimalkan.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan penjelasan mengenai pelaksanaan OMI kepada siswa. Informasi diberikan agar peserta memahami tahapan yang akan dilalui. Siswa juga mendapatkan arahan mengenai penggunaan sistem CBT. Petugas memastikan peserta mengetahui cara mengakses dan mengerjakan soal melalui perangkat yang digunakan. Penjelasan tersebut menjadi bagian penting sebelum siswa mengikuti simulasi.
Setelah sosialisasi selesai, siswa mulai mengikuti uji coba CBT. Setiap siswa mencoba mengakses sistem sesuai petunjuk yang diberikan. Berbagai mata pelajaran dijadwalkan untuk diujicobakan dalam kegiatan tersebut. Siswa diberi kesempatan mengenali tampilan dan mekanisme pengerjaan soal. Dengan adanya simulasi, siswa dapat mengetahui kondisi yang akan mereka hadapi dalam kompetisi.
Uji coba tersebut tidak hanya bertujuan mengukur kemampuan akademik siswa. Kegiatan juga digunakan untuk melihat kesiapan perangkat dan sistem yang digunakan. Panitia dapat mengetahui apabila terdapat kendala selama proses simulasi. Kendala yang ditemukan dapat menjadi bahan evaluasi sebelum kompetisi resmi. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan OMI nantinya dapat berjalan lebih lancar.
Suratno menyampaikan bahwa adaptasi terhadap sistem ujian online merupakan hal yang penting. Siswa yang terbiasa menggunakan sistem CBT diharapkan tidak mengalami kebingungan saat kompetisi berlangsung. Mereka dapat lebih fokus mengerjakan soal sesuai kemampuan masing-masing. Selain itu, simulasi dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta. Persiapan yang baik diharapkan memberikan hasil yang optimal bagi siswa dan madrasah.
Kegiatan OMI juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan akademik. Setiap mata pelajaran memiliki tantangan dan karakteristik soal yang berbeda. Karena itu, siswa perlu mempersiapkan diri secara serius. Guru dan pihak madrasah memberikan dukungan melalui berbagai bentuk pembinaan. Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong siswa untuk memberikan kemampuan terbaik dalam kompetisi.
Pelaksanaan sosialisasi dan uji coba OMI pada Jumat (04/09) berlangsung sebagai bagian dari persiapan MAN 1 Muaro Jambi. Seluruh mata pelajaran yang berkaitan dengan kompetisi dijadwalkan untuk mendapatkan kesempatan uji coba. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memastikan kesiapan teknis dan akademik peserta. Madrasah juga berharap siswa semakin terbiasa dengan sistem CBT sebelum pelaksanaan resmi. Dengan persiapan yang matang, MAN 1 Muaro Jambi optimistis dapat mengikuti OMI dengan lebih percaya diri dan tertib.
|
45x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...