
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Sebanyak 18 siswa MAN 1 Muaro Jambi bersiap membawa nama madrasah dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Muaro Jambi. Persiapan semakin dimatangkan menjelang pelaksanaan kompetisi yang dijadwalkan pada Senin, 7 September 2026. Jumat (04/09), para peserta bersama guru pendamping dikumpulkan untuk mendapatkan pengarahan teknis. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk memastikan seluruh peserta memahami mekanisme keberangkatan dan pelaksanaan kompetisi. Pihak madrasah berharap seluruh peserta dapat mengikuti OMI dengan penuh percaya diri dan tanggung jawab.
Suratno memberikan sejumlah arahan kepada 18 peserta dan guru pendamping. “Manfaatkan waktu sebaik mungkin dan jangan terburu-buru dalam menyelesaikan naskah soal,” ujar Suratno dalam arahannya. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan OMI menggunakan sistem sesi pada setiap mata pelajaran. Karena itu, peserta harus memperhatikan jadwal yang telah ditentukan oleh panitia. Guru pendamping juga diminta memahami teknis pendampingan agar koordinasi selama kegiatan dapat berjalan lancar.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah waktu kedatangan peserta di lokasi kompetisi. Seluruh peserta diminta hadir satu jam sebelum jadwal yang telah ditentukan. Kedatangan lebih awal diharapkan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempersiapkan diri. Peserta juga dapat memastikan ruangan dan memahami informasi teknis sebelum sesi dimulai. Kedisiplinan terhadap waktu menjadi bagian penting dalam menghadapi kompetisi tingkat kabupaten tersebut.
Masing-masing guru pendamping akan mendampingi siswa binaannya menuju lokasi kompetisi. Pendampingan dilakukan untuk memastikan perjalanan dan koordinasi peserta berjalan sesuai rencana. Guru pendamping juga akan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia OMI. Mereka tidak diperkenankan mengganggu proses pengerjaan peserta selama kompetisi berlangsung. Namun, apabila terdapat informasi dari panitia, guru pendamping harus segera menindaklanjutinya.
Sistem sesi dalam OMI membuat peserta perlu memperhatikan waktu dengan cermat. Setiap siswa harus mampu mengatur waktu ketika mengerjakan naskah soal. Suratno mengingatkan agar peserta tidak mengerjakan soal secara tergesa-gesa. Ketelitian dalam membaca soal menjadi bagian penting sebelum menentukan jawaban. Peserta diharapkan mampu mengombinasikan kecepatan, ketelitian, dan penguasaan materi.
Selain kesiapan akademik, kesiapan mental juga menjadi perhatian. Kompetisi dapat memberikan pengalaman baru bagi peserta didik. Mereka akan bertemu dengan peserta dari madrasah lain di Kabupaten Muaro Jambi. Kondisi tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman. Peserta diminta tetap percaya diri dan menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi.
Guru pendamping juga memiliki peran penting dalam mendukung peserta. Selama kegiatan berlangsung, guru pendamping akan menempati tempat duduk yang telah disediakan panitia. Posisi tersebut memungkinkan mereka menerima informasi apabila terdapat arahan baru. Koordinasi antara panitia dan guru pendamping diharapkan berjalan cepat dan tepat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai kebutuhan teknis peserta dapat ditangani sesuai ketentuan.
Keikutsertaan 18 siswa dalam OMI 2026 menjadi bagian dari upaya MAN 1 Muaro Jambi mengembangkan potensi akademik peserta didik. Para siswa tidak hanya membawa kemampuan pribadi, tetapi juga membawa nama baik madrasah. Seluruh persiapan telah diarahkan agar peserta mampu tampil maksimal pada hari pelaksanaan. Pihak madrasah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada seluruh peserta. Dengan persiapan, doa, semangat, dan ketenangan, 18 siswa MAN 1 Muaro Jambi diharapkan mampu memberikan hasil terbaik dalam OMI 2026 tingkat Kabupaten Muaro Jambi.
|
64x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...