Selamat Datang di Website Resmi MAN 1 Muaro Jambi # Bersyukurlah atas peristiwa yang terjadi # Selalu Berpikir Positif Atas Peristiwa yang Terjadi Hari Ini # Selamat datang di website MAN 1 Muaro Jambi # MAN SAMUJA MADRASAH HEBAT DAN BERMARTABAT # Terima Kasih Telah Mengunjungi Website Kami
Diposting Pada: Senin, 21 September 2026

MAN 1 Muaro Jambi Jadi Tempat Belajar Anak Guru Saat PJJ, Begini Ceritanya

MAN 1 Muaro Jambi Jadi Tempat Belajar Anak Guru Saat PJJ, Begini Ceritanya

Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tidak hanya menjadi tantangan bagi peserta didik. Para guru dan tenaga kependidikan yang memiliki anak usia sekolah juga harus menyesuaikan aktivitas keluarga dengan kegiatan pembelajaran dari rumah. Kondisi tersebut terjadi karena anak-anak mereka juga mengikuti PJJ dari satuan pendidikan masing-masing. Sebagian orang tua harus tetap bekerja sehingga tidak dapat memberikan pendampingan secara penuh kepada anak selama jam pembelajaran. Situasi tersebut membuat beberapa guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Muaro Jambi memilih membawa anak mereka ke madrasah.

Salah satunya dilakukan Akbar, guru Bahasa Indonesia MAN 1 Muaro Jambi. “Saya membawa anak saya ke madrasah karena di rumah tidak ada yang bisa mendampinginya selama belajar,” ujar Akbar. Ia menjelaskan bahwa putri keduanya masih duduk di kelas III Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan saat ini juga mengikuti pembelajaran dari rumah. Sementara itu, sang istri harus bekerja sehingga tidak dapat mendampingi anak selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Anak sulungnya yang duduk di kelas VIII juga mengikuti PJJ sehingga harus berkonsentrasi menyelesaikan kegiatan belajarnya sendiri.

Akbar mengatakan bahwa kondisi tersebut membuat dirinya harus mencari solusi agar kedua anaknya tetap dapat mengikuti pembelajaran masing-masing. Membawa putrinya ke madrasah menjadi salah satu pilihan yang dianggap paling memungkinkan. Selama berada di madrasah, sang anak dapat mengikuti pembelajaran dengan tetap berada dalam pengawasan orang tua. Akbar sendiri dapat menjalankan tugasnya sebagai guru Bahasa Indonesia di MAN 1 Muaro Jambi. Sementara itu, anak sulungnya tetap mengikuti PJJ dari rumah sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh madrasahnya.

Kondisi seperti ini juga dialami oleh sejumlah guru dan tenaga kependidikan lainnya. Ketika PJJ diberlakukan, orang tua tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan anak mengikuti pembelajaran. Tidak semua keluarga memiliki anggota keluarga yang dapat memberikan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Sebagian anak memang dapat ditemani oleh kakek atau neneknya. Namun, pendampingan terhadap pembelajaran daring terkadang memiliki keterbatasan, terutama ketika anak membutuhkan bantuan dalam menggunakan perangkat atau memahami tugas yang diberikan guru.

Bagi orang tua yang masih harus bekerja, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri. Mereka harus membagi waktu antara melaksanakan tugas kedinasan dan memastikan anak tetap mendapatkan pendampingan. Keadaan semakin terasa ketika lebih dari satu anak dalam keluarga mengikuti PJJ pada waktu yang hampir bersamaan. Orang tua harus mengatur perangkat, jadwal, serta kebutuhan belajar anak. Karena itu, setiap keluarga memiliki cara masing-masing dalam menyesuaikan diri selama pelaksanaan pembelajaran dari rumah.

Akbar menuturkan bahwa membawa anak ke madrasah bukan berarti kegiatan belajar anak menjadi berkurang. Sebaliknya, ia tetap berusaha memastikan putrinya mengikuti pembelajaran sesuai arahan dari guru. “Yang penting anak tetap belajar dan kegiatan pembelajarannya tidak terputus,” katanya. Ia berharap kondisi PJJ tidak berlangsung terlalu lama sehingga aktivitas pembelajaran dapat kembali normal. Menurutnya, pembelajaran tatap muka tetap memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar anak.

Pelaksanaan PJJ di MAN 1 Muaro Jambi sendiri dilakukan sebagai bagian dari upaya menyesuaikan kegiatan pendidikan dengan kondisi udara yang belum membaik. Kabut asap masih terasa di lingkungan sekitar akibat kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut membuat kegiatan pembelajaran tatap muka perlu mendapatkan perhatian. Pemerintah daerah melalui surat edaran mengarahkan satuan pendidikan untuk mengantisipasi dampak pencemaran udara terhadap kegiatan belajar mengajar. Madrasah kemudian menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran dengan ketentuan yang berlaku.

Di tengah kondisi tersebut, guru dan tenaga kependidikan tetap berusaha menjalankan tugas secara maksimal. Mereka tidak hanya bertanggung jawab terhadap peserta didik di madrasah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai orang tua di rumah. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari dinamika pelaksanaan PJJ. Dukungan keluarga sangat dibutuhkan agar anak tetap mendapatkan pendampingan selama kegiatan belajar. Komunikasi antara orang tua dan guru juga menjadi salah satu kunci agar pembelajaran tetap berjalan.

Akbar berharap kondisi udara segera membaik sehingga aktivitas masyarakat dan kegiatan pembelajaran dapat kembali normal. “Mudah-mudahan hujan segera turun dan kabut asap cepat hilang,” harapnya. Ia juga berharap anak-anak dapat kembali belajar secara langsung tanpa harus mengikuti pembelajaran dari rumah. Dengan kondisi udara yang lebih baik, guru dapat kembali fokus melaksanakan pembelajaran tatap muka. Sementara anak-anak dapat kembali mengikuti kegiatan belajar dengan suasana yang lebih nyaman.

Kisah Akbar membawa anaknya ke madrasah menunjukkan bahwa pelaksanaan PJJ menghadirkan pengalaman yang beragam bagi keluarga. Setiap orang tua memiliki kondisi dan tantangan masing-masing dalam mendampingi anak belajar. Meski demikian, semangat untuk menjaga keberlangsungan pendidikan tetap menjadi perhatian bersama. Guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan peserta didik diharapkan dapat saling mendukung selama masa PJJ. MAN 1 Muaro Jambi terus berupaya memastikan kegiatan pendidikan tetap berjalan sambil menunggu kondisi lingkungan kembali aman dan nyaman.

 


15x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. Aneka Tanaman di Taman Kelas XIA 170x dibaca
  2. Meskipun Puasa tidak menjadi Penghalang dalam Semangat Ujian 473x dibaca
  3. Seleksi Siswa Eligible, MAN 1 Muaro Jambi Lakukan Wawancara Mendalam demi Kelancaran Studi ke PTN 77x dibaca
  4. Wali Kelas Dampingi SIswa dalam Pembuatan Kelengkapan Kelas 180x dibaca
  5. Pentingnya Anak Mengikuti Ekstrakurikuler Olahraga di Madrasah 120x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MAN 1 Muaro Jambi

Mars Madrasah